Apa yang Terjadi Jika Filter Bensin Kotor? Ini 7 Efeknya

Konten dari Pengguna
9 Juli 2024 18:12 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi mengisi bensin. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengisi bensin. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Filter bensin merupakan salah satu komponen pada sistem pembakaran kendaraan yang perlu diganti secara rutin. Itu karena filter bensin dapat kotor seiring pemakaiannya. Apa yang terjadi jika filter bensin kotor?
ADVERTISEMENT
Mengutip Auto Zone, filter bensin berfungsi sebagai penghalang kotoran, endapan, dan kontaminan lainnya dari bensin yang masuk ke dalam mesin. Karena itu, kotoran tersebut secara perlahan akan menumpuk pada filter bensin.
Jika filter bensin yang kotor tidak segera ditangani, maka dapat menyumbat alur bensin dari tangki bensin ke mesin. Hal ini pun kemudian dapat menyebabkan berbagai masalah hingga kerusakan yang fatal pada mesin kendaraan.

Efek Jika Tidak Ganti Filter Bensin yang Kotor

Ilustrasi mengisi bensin. Foto: Pexels
Dikutip dari laman Heart Auto Care, berikut beberapa efek yang timbul jika tidak segera mengganti filter bensin yang kotor:

1. Penurunan Performa Mesin

Salah satu efek paling nyata dari filter bensin yang kotor adalah penurunan performa mesin. Bensin yang tidak mengalir dengan lancar ke mesin dapat menyebabkan pembakaran yang tidak efisien.
ADVERTISEMENT
Hal ini dapat mengakibatkan akselerasi yang lambat dan respons gas yang buruk. Mesin mungkin terasa lemah atau kurang bertenaga saat Anda menginjak pedal gas.

2. Mesin Sulit Dihidupkan

Filter bensin yang tersumbat dapat menghambat aliran bahan bakar ke mesin, menyebabkan mesin sulit dihidupkan, terutama saat kondisi dingin. Ini karena mesin tidak mendapatkan cukup bahan bakar untuk melakukan pembakaran awal yang diperlukan pada saat menghidupkan mesin.

3. Konsumsi Bahan Bakar Meningkat

Sistem bahan bakar yang tidak efisien dapat menyebabkan mesin kendaraan menggunakan lebih banyak bensin untuk menghasilkan tenaga yang sama.
Hal ini dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar, membuat kendaraan Anda menjadi lebih boros. Dalam jangka panjang, ini akan mengakibatkan biaya operasional yang lebih tinggi.
ADVERTISEMENT

4. Mesin Mengalami Misfire

Misfire adalah kondisi ketika satu atau lebih silinder dalam mesin tidak melakukan pembakaran dengan benar. Gejalanya berupa terdapat getaran pada mesin, suara letupan, dan lampu indikator mesin menyala.

5. Kerusakan Pada Sistem Bahan Bakar

Filter bensin yang kotor dapat menyebabkan kontaminan masuk ke dalam sistem bahan bakar, yang bisa merusak komponen seperti injektor bahan bakar dan pompa bensin.
Partikel-partikel kotoran dapat menyumbat atau merusak injektor, yang mengakibatkan injektor tidak dapat menyemprotkan bensin dengan benar ke ruang bakar.

6. Overheating Mesin

Sistem bahan bakar yang tidak efisien dapat menyebabkan mesin bekerja lebih keras, yang pada akhirnya bisa menyebabkan overheating. Mesin yang overhating dapat mengalami kerusakan serius, termasuk kerusakan pada piston, silinder, dan komponen lainnya.

7. Emisi Gas Buang Meningkat

Pembakaran yang tidak sempurna akibat suplai bahan bakar yang terhambat dapat meningkatkan emisi gas buang. Kendaraan dengan filter bensin yang kotor dapat menghasilkan lebih banyak polutan seperti karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC), yang berkontribusi pada pencemaran udara dan tidak memenuhi standar emisi yang ditetapkan.
ADVERTISEMENT
(NDA)