Konten dari Pengguna

Apakah Kunci Keyless Tahan Air? Ini Penjelasannya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kunci mobil Mazda. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kunci mobil Mazda. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Kunci keyless sudah menjadi fitur yang jamak ditemui pada kendaraan keluaran terbaru. Perangkat ini memungkinkan pemilik dapat menghidupkan kendaraan tanpa menggunakan anak kunci.

Dengan fitur ini, fungsi kunci yang awalnya untuk menghidupkan kelistrikan maupun mesin digantikan dengan remote. Pengendara hanya perlu menekan tombol ketika berada dalam jangkauan tertentu. Namun, apakah kunci keyless tahan air? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Apakah Kunci Keyless Tahan Air?

Smart key all new Yamaha Aerox. Foto: Bangkit Jaya/kumparan

Baik motor atau mobil modern kini sudah banyak yang dilengkapi dengan fitur kunci keyless. Kehadiran fitur ini bertujuan untuk memudahkan pengemudi dalam pengoperasian kendaraan karena tak perlu lagi memutar anak kunci.

Laman A+ Mobile Locksmith menyebutkan bahwa kunci keyless terdiri dari banyak komponen seperti transmiter, receiver, dan bahkan baterai kecil. Elemen-elemen ini memungkinkan fitur seperti penguncian jarak jauh, membuka kunci, dan bahkan menyalakan kendaraan.

Kunci keyless umumnya dirancang untuk tahan terhadap paparan air dalam tingkat tertentu. Namun, tingkat ketahanan ini bisa berbeda-beda tergantung pada pabrikan dan model kunci tersebut.

Produsen sering mendesain kunci keyless agar tahan terhadap cipratan kecil atau paparan air singkat seperti hujan. Meski memiliki ketahanan terhadap air, kunci keyless tidak dirancang untuk terendam air atau terkena kelembapan yang berlebihan dalam waktu lama.

Oleh karena itu, tidak disarankan untuk membiarkan kunci terendam dalam air atau terkena air bertekanan tinggi. Air dapat mengganggu sinyal elektronik pada kunci keyless.

Air juga dapat memicu korsleting yang membuat kunci ini tidak berfungsi, sehingga memerlukan perbaikan atau penggantian.

Jika kunci keyless basah, segera keringkan kunci dengan kain lembut. Apabila memungkinkan, lepaskan baterai di dalamnya.

Hindari menggunakan panas yang dapat merusak komponen elektronik. Sebagai gantinya, keringkan dengan menggunakan silika gel untuk menyerap kelembapan.

Baca Juga: Fungsi Tombol Shift Lock pada Mobil Matic dan Cara Menggunakannya

Cara Kerja Kunci Keyless

Sistem kunci keyless Mercedes-Benz A-Class Sedan Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Kunci keyless bekerja dengan memanfaatkan cip elektronik yang ada di key fob atau perangkat fisik yang digunakan untuk membuka kunci pintu mobil secara otomatis.

Cip itu akan memancarkan sinyal radio yang akan terbaca oleh receiver pada mobil secara otomatis dalam jarak satu hingga dua meter dari pintu mobil.

Pemancar ini akan mengirimkan kode perintah ke receiver pada mobil saat ditekan pemiliknya. Sinyal tersebut kemudian diterima Engine Control Module (ECM). Selanjutnya ECM akan mengidentifikasi dan mencocokan sinyal sesuai identitas yang telah didaftarkan sebelumnya.

Setelah kode diterima, mobil baru melakukan perintah yang diinginkan seperti membuka atau menutup kunci mobil, menyalakan alarm mobil dan fitur lainnya yang disediakan. Sistem ini biasanya sudah menggunakan engine start stop button untuk menyalakan mesin.

(SA)