Arti Power Steering pada Mobil dan Fungsinya

Konten dari Pengguna
28 Juli 2022 22:51
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Posisi mengemudi mobil Nissan Magnite. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Posisi mengemudi mobil Nissan Magnite. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Arti power steering mungkin menjadi salah satu topik yang sedang Anca dari. Power steering merupakan salah satu fitur pada mobil. Fitur ini cukup penting dan menjadi salah satu faktor untuk memilih mobil.
Power steering terdapat pada setir mobil. Menurut laman Hyundai, setir mobil adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mengendalikan laju mobil. Setir juga berfungsi untuk menjaga kestabilan mobil ketika sedang dikemudikan.
Lalu, apa arti dari power steering pada mobil? Berikut ini adalah penjelasannya.

Penjelasan Arti Power Steering

Kaca mobil yang baik bisa membuat visibilitas pengemudi maksimal. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kaca mobil yang baik bisa membuat visibilitas pengemudi maksimal. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO
Menurut laman Daihatsu, power steering merupakan salah satu komponen otomotif pada mobil yag sistem kerjanya dapat membantu pengemudinya untuk menggerakkan mobil. Dengan adanya power steering, pengemudi tidak perlu bersusah payah untuk memutar kemudi saat kecepatan mobil sedang rendah.
Menurut laman Auto2000, ada dua jenis power steering yang banyak digunakan pada mobil-mobil keluaran terbaru. Dua jenis power steering tersebut yakni tipe hidrolik dan motor listrik atau lebih dikenal dengan EPS (Electric Power Steering). Power steering tipe hidrolik memanfaatkan tenaga mesin untuk menggerakkan ring piston pada power cylinder. Sedangkan, tipe EPS menggunakan motor listrik untuk menggerakkan ring piston pada power cylinder.
Power steering hidrolik memiliki cara kerja yang berbeda dengan EPS. Power steering hidrolik mengandalkan fluida bertekanan untuk menghidupkan sistemnya. Putaran mesin akan diteruskan menggunakan komponen V-Belt ke vane pump untuk memberikan pasokan pada power steering. Penerusan putaran mesin ini akan melalui bagian pulley. Nantinya, pulley akan meneruskan tenaga tesebut sehingga mendorong fluida ke piston yang ada di dalam power steering.
Dengan adanya pasokan tenaga tersebut, fluida akan mendorong piston agar kemudi terasa lebih ringan jika roda diputar. Pada kecepatan tinggi, tekanan akan tinggi sehingga cukup berbahaya. Untuk menghindari hal tersebut, power steering ini memiliki reilieve valve. Komponen ini berfungsi untuk menciptakan tekanan rendah pada power steering.
Sedangkan, EPS menggunakan baterai sebagai sumber tenaga untuk menggantikan fluida bertekanan. Mobil dengan EPS memiliki angle sensor yang dapat terlihat pada steering column mobil. Jika sensor menunjukkan pergerakan setir, sensor akan mengirim sinyal ke ECU. Kemudian, ECU akan memerintah EPS bekerja dengan memberikan tenaga ekstra.
Tenaga ekstra yang diberikan bertujuan untuk memudahkan pengemudi memutar setir. Proses memutar akan lebih ringan dengan adanya EPS. Keuntungan EPS lainnya adalah menghindari kerusakan ketika melakukan pemutaran setir.
Menurut laman Hyundai, power steering memiliki beberapa fungsi selain memberikan kemudahan ketika berbelok dengan kecepatan rendah.Berikut ini adalah fungsi lain dari power steering dikutip dari laman Hyundai:
  1. Power steering dapat memberikan tekanan fluida hidrolik guna meringankan sistem kemudi.
  2. Power steering dapat digunakan sebagai wadah cadangan untuk menampung oli dan mempermudah pergerakan pada kendaraan.
  3. Power steering dapat meringankan beban yang ditumpu oleh ban dengan tambahan daya dorong.
  4. Power steering dapat memanfaatkan pelumas dan tenaga pegas dalam meringankan beban kendaraan. Baik dalam kondisi kecepatan tinggi maupun kecepatan rendah.
Di mana lokasi power steering?
chevron-down
Apa fungsi power steering?
chevron-down
Apa saja jenis power steering?
chevron-down
(RFN)