Biaya Ganti Oli Motor, Berikut Ini Kisarannya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biaya ganti oli motor bagi sebagian orang diperlukan untuk memperkirakan dana yang akan dikeluarkan saat harus memperbaiki motor di bengkel. Ganti oli motor seharusnya rutin dilakukan agar mesin motor tetap terjaga performanya.
Oli mesin sendiri pada kendaraan khususnya motor punya fungsi untuk melumasi komponen dalam mesin sekaligus jadi media membersihkan sisa kotoran. Oleh karena itu, mengganti secara rutin adalah hal wajib.
Penggantian oli motor ditentukan setiap jangka waktu tertentu atau jarak tempuh kilometer motor Anda. Biasanya, buku servis pada umumnya menganjurkan ganti oli motor setiap 4.000 km atau 4 bulan sekali.
Sementara menurut anjuran mekanik bengkel resmi atau non-resmi, sebaiknya ganti oli dilakukan setiap 2.000 km atau sebulan sekali. Untuk harganya bervariasi tergantung merek oli dan kendaraannya. Dilansir dari lifepal.co.id, berikut kisaran biaya ganti oli motor.
Biaya Ganti Oli Motor
Perhatikan dua hal ini saat mengganti motor, yakni harga oli dan harga jasa ganti oli. Harga oli tentunya bergantung kualitas, semakin bagus semakin mahal harganya.
Untuk oli gardan biasanya dibanderol dengan harga yang lebih murah daripada oli mesin. Biasanya, oli ukuran 120ml dijual sekitar Rp12-15 ribu tergantung merek. Sedangkan oli mesin mulai dari Ro35 ribu sampai Rp60 ribu, tergantung merek juga.
Jasa ganti oli antara bengkel resmi dan umum juga bervariasi. Di bengkel umum, biaya jasa ganti oli sekitar Rp30 ribu hingga Rp40 ribuan. Sementara itu, untuk biaya jasa di bengkel resmi bisa lebih mahal karena ada pekerjaan servis lain.
Sebagai contoh harga oli full synthetic sekitar Rp85 ribu, maka kisaran biayanya sebagai berikut.
Harga oli 1 liter : Rp85.000
Jasa servis : Rp40.000
Total : Rp125.000
Biaya ini bukan biaya pasti dikarenakan setiap bengkel memiliki standar harga tersendiri dan juga setiap merek oli motor berbeda-beda harganya.
Cara Ganti Oli Motor Sendiri
Apabila Anda ingin berhemat, maka Anda bisa melakukan penggantian oli motor sendiri di rumah. Namun, tentunya caranya harus sesuai agar malah tidak terjadi kerusakan karena kesalahan mengganti oli.
Dilansir dari kumparanOTO, berikut cara ganti oli motor sendiri :
Pertama, siapkan oli mesin sesuai spesifikasi motor Anda, tang, wadah penampungan oli bekas, kunci nomor 12 atau 14 (disesuaikan) untuk membuka baut oli di bawah crankcase.
Letakkan wadah penampungan tepat di bawah pembuangan oli.
Buka tutup pengisian oli (dipstick) dengan tang dan baut pembuangan oli di bawah crankcase tadi dengan kunci 12 atau 14. Diamkan sampai oli bekas tak menetes lagi.
Jika sudah memastikan tak ada lagi oli yang menetes tutup kembali lubang oli dengan baut dan pastikan posisinya tepat.
Isi bak mesin dengan oli baru sesuai takaran dan anjuran pabrikan kemudian tutup rapat pengisian oli atau dipstick-nya.
Nah jika mesin motor Anda dingin, bisa menyalakan motor selama 5 menit dan tunggu selama 2 menit sebelum anda membuka baut pembuangan oli.
Hindari juga meniriskan sisa oli mesin dengan angin kompresor karena mengandung air dan berbahaya untuk komponen dalam mesin.
Frequently Asked Question Section
Berapa kisaran harga oli full synthetic?

Berapa kisaran harga oli full synthetic?
Rata-rata Rp 85 ribu.
Berapa rata-rata biaya jasa ganti oli di bengkel?

Berapa rata-rata biaya jasa ganti oli di bengkel?
Jasa ganti oli antara bengkel resmi dan umum juga bervariasi. Di bengkel umum, biaya jasa ganti oli sekitar Rp30 ribu hingga Rp40 ribuan. Sementara itu, untuk biaya jasa di bengkel resmi bisa lebih mahal karena ada pekerjaan servis lain.
Berapa harga oli gardan?

Berapa harga oli gardan?
Harga oli gardan memang lebih murah dibandingkan oli mesin, oli gardan ukuran 120ml dijual sekitar Rp12-15 ribu tergantung merek. Sedangkan oli mesin mulai dari Ro35 ribu sampai Rp60 ribu, tergantung merek juga.
(FOV)
