Konten dari Pengguna

Biaya Kirim Motor Via JNE, Berikut Daftarnya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pekerja menyortir paket untuk dikirim ke alamat tujuan di JNE Tegal, Jawa Tengah, Kamis (15/4/2021). Foto: Oky Lukmansyah/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja menyortir paket untuk dikirim ke alamat tujuan di JNE Tegal, Jawa Tengah, Kamis (15/4/2021). Foto: Oky Lukmansyah/ANTARA FOTO

Perusahaan jasa pengiriman JNE ternyata tidak hanya mampu mengirim barang-barang tertentu saja, melainkan hampir semua barang dapat dilayani, termasuk pengiriman kendaraan motor.

Namun, pernahkah Anda mencoba untuk mengirim motor Anda keluar kota dengan ekspedisi ini? Tentu Anda bertanya-tanya seperti apa dan berapa harga yang ditarik oleh JNE saat ingin mengirimkan motor.

Pasalnya, jasa pengiriman JNE biasanya melakukan perhitungan biaya pengiriman dengan beban barang. Jadi, jika Anda ingin mengirimkan motor, apakah menggunakan hitungan beban barang per satu kilo ataukah dengan metode lainnnya?

Namun, sebelum itu Anda perlu tahu yang dinamakan JTR dalam perusahaan JNE ini. JTR merupakan salah satu layanan pengiriman yang ditawarkan JNE.

Layanan JTR adalah khusus untuk pengiriman barang dalam jumlah yang besar. Armada yang digunakan berupa truk, dengan melalui jalur darat maupun laut. Layanan tersebut mempunyai ketentuan khusus yaitu paket barang yang dikirim minimal beratnya adalah 10 kg.

Cara Menggunakan Layanan Jasa Pengiriman Motor via JNE

Motor yang sudah siap di kirim melalui pos KA Logistik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Dikutip dari laman resmi PT IKE, cara menggunakan layanan pengiriman motor via JNE ini cukup mudah. Di bawah ini cara yang harus Anda lakukan :

1. Mengunjungi kantor cabang JNE terdekat. Atau Anda juga bisa menghubungi pihak CS di website resmi JNE.

2. Berikutnya cek bobot motor yang akan dikirim. Umumnya untuk motor bebek, biasanya bobot motor sekitar 100 kg. Sedangkan untuk motor sport atau jenis lainnya, biasanya bobotnya jauh lebih berat.

3. Cek jenis motor yang Anda miliki. JTR mempunyai 3 jenis layanan pengiriman motor, yaitu :

  • JTR <150 untuk layanan kirim motor dengan mesin kurang dari 150 cc.

  • JTR < 250 untuk layanan kirim motor dengan mesin kurang dari 250 cc.

  • JTR >250 untuk layanan kirim motor dengan mesin lebih dari 250 cc.

4. Cek juga kota asal Anda, dan juga kota tujuan. Akan lebih baik jika memasukkan alamat secara lengkap.

5. Untuk layanan lain, Anda juga perlu memasukkan alamat pick up. Kali ini memasukkan alamat di mana motor tersebut akan dibawa.

6. Jika semua sudah dirasa lengkap, maka Anda akan memperoleh estimasi biaya pengiriman. Estimasi biaya kirim ini, cukup beragam, mulai dari ongkos kirim, asuransi, layanan pengiriman, dan lainnya.

7. Pelajari estimasi biaya kirim tersebut, pilih sesuai dengan kebutuhan, terutama ongkos kirim dan lainnya.

8. Jangan lupa untuk memberikan beberapa kelengkapan yang diminta untuk mengirim motor.

Biaya Kirim Motor Via JNE

Nah, kali ini kami akan memberikan daftar harga kirim motor via JNE. Daftar harga ini berdasarkan harga per 10 kg, jadi jika motor Anda melebihi dari harga per 10 kg akan dikenakan tarif tambahan sesuai kelipatan. Dan kami akan memberikan harga minimum di setiap kota tujuan pengiriman, berikut daftarnya :

  • Jakarta-Bandung : Rp 500.000

  • Malang-Surabaya : Rp 200.000

  • Yogyakarta-Pekalongan : Rp 200.000

  • Semarang-Tangerang : Rp 600.000

  • Gresik-Denpasar : Rp 700.000

  • Depok-Bandar Lampung : Rp 500.000

  • Pekanbaru-Medan : Rp 500.000

  • Banjarmasin-Palangka raya : Rp 1.200.000

  • Kendari-Makassar : Rp 1.050.000

  • Kudus-Cirebon : Rp 600.000

  • Surabaya-Bojonegoro : Rp 600.000

  • Bogor-Serang : Rp 500.000

  • Jambi-Yogyakarta : Rp 1.600.000

  • Salatiga-Balikpapan :Rp 2.650.000

  • Purwokerto-Semarang : Rp 300.000

(FOV)