Otomotif
·
20 Juli 2021 6:44
·
waktu baca 2 menit

Cara Kerja Rem Hidrolik, Begini Sistemnya

Konten ini diproduksi oleh Infootomotif
Cara Kerja Rem Hidrolik, Begini Sistemnya (30424)
searchPerbesar
Ilustrasi rem hidrolik (Foto: Pixabay)
Sebuah kendaraan pasti dilengkapi oleh sebuah rem. Rem merupakan komponen penting kendaraan yang berfungsi untuk menahan kecepatan. Ada tiga jenis rem kendaraan bermotor, yaitu rem mekanik, rem angin, dan rem hidrolik.
ADVERTISEMENT
Kali ini, penulis akan mengulas tentang rem hidrolik, salah satu jenis rem yang paling sering digunakan dalam setiap kendaraan. Lalu bagaimana cara kerja rem hidrolik?

Cara Kerja Rem Hidrolik

Dikutip dari autoexpose.org, cara kerja dari sitem rem hidrolik ini berbeda dengan cara kerja rem mekanik yang masih menggunakan kawat. Rem Hidrolik menggunakan fluida.
Model pedal rem pada rem hidrolik juga berbeda. Sistem kerja rem hidrolik dimulai ketika Anda menginjak pedal rem. Tuas pada pedal rem terhubung langsung dengan piston di dalam master silinder, sehingga saat pedal rem ditekan, tuas rem akan mendorong piston pada master silinder.
Karena piston terdorong, ruang di depan piston mengecil. Selain itu, dorongan itu juga menyebabkan saluran reservoir tertutup. Dengan begitu, fluida di depan piston akan terdorong keluar menuju saluran utama. Melalui brake lines, kemudian tekanan tersebut akan diteruskan ke semua aktuator pengereman dengan besar yang sama.
ADVERTISEMENT
Saat tekanan fluida mencapai silinder roda, maka fluida atau minyak rem bertekanan tersebut akan menggerakan piston pada silinder roda untuk menekan kampas rem. Saat inilah proses kerja rem terjadi.
Cara Kerja Rem Hidrolik, Begini Sistemnya (30425)
searchPerbesar
Ilustrasi peda rem pada mobil (Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparanOTO)

Kelebihan dan Kekurangan dari Sistem Rem Hidrolik

Sama seperti sistem pengereman lainnya, rem hidrolik ini memiki kelebihan dan tentu juga kekurangannya. Apa sajakah itu?
1. Kelebihan sistem rem hidrolik
  • Kelebihan rem hidrolik adalah tidak mengalami pemuaian. Sebab, rem jenis ini tidak memakai kabel kawat, melainkan fluida.
  • Daya pengereman dapat diteruskan lebih maksimal, sehingga lebih pakem.
  • Saat melakukan pengereman, bunyi yang muncul tidak menganggu, karena komponennya lebih minim terhadap gesekan
2. Kekurangan sistem rem hidrolik
  • Komponen yang digunakan lebih kompleks, sehingga semua komponen yang ada pada sistem pengereman hidrolik ini berfungsi semuanya.
  • Saat terjadi kebocoran pada fluida, minyak rem sangat berpotensi merusak permukaan komponen mobil karena bersifat asam.
ADVERTISEMENT
Tentu saja yang perlu diperhatikan adalah perawatan berkala rem hidrolik kendaraan Anda. Jika tidak dirawat dengan benar, ada potensi terjadi kemacetan pada master silinder atau silinder roda.
Itulah cara kerja sistem rem hidrolik beserta kelebihan dan kekurangannya. Bagi Anda pemilik kendaraan dengan sistem rem hidrolik ini, pastikan selalu rajin melakukan perawatan agar tidak terjadi kerusakan. Semoga bermanfaat.
(HDZ)