Konten dari Pengguna

Cara Memasang Relay Klakson yang Tepat pada Kendaraan

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi klakson mobil. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi klakson mobil. Foto: Unsplash

Terkadang pemilik kendaraan kurang puas dengan suara klakson bawaan mobil. Karena itu mereka kerap memasang komponen tambahan supaya membuat suaranya lebih lantang.

Komponen yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah tersebut, yaitu relay. Piranti kecil ini berguna untuk membuat suara klakson menjadi lebih keras.

Untuk mengetahui cara memasang relay klakson yang tepat pada kendaraan dan informasi lainnya, simak penjelasan di bawah ini secara runut.

Apa itu Relay?

Ilustrasi membunyikan klakson mobil Foto: Shutter Stock

Relay merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem klakson kendaraan. Menurut buku Panduan Praktis Merawat dan Memperbaiki Sepeda Motor karya Hartoto Soedarmo, relay berfungsi membuat arus listrik menjadi lebih stabil.

Komponen ini juga jamak digunakan sebagai alat bantu mengalihkan arus listrik dari sumber listrik ke objek yang akan dialiri listrik. Pada pemakaian klakson yang membutuhkan daya besar, relay membantu saat kemampuan hantar arus listrik di klakson menurun. Adanya relay mampu memperbesar arus atau meringkan beban arus listrik di kendaraan.

Baca Juga: Penyebab Klakson Mobil Tidak Bunyi, Perhatikan 5 Hal Ini

Cara Memasang Relay Klakson

Ilustrasi membunyikan klakson mobil Foto: Shutter Stock

Sebelum memulai pemasangan, siapkan peralatan yang dibutuhkan. Mengutip dari buku Utak-atik Otomotif karya Firmansyah Saftari, komponen yang diperlukan meliputi relay klakson, sekring, kotak sekring, kabel serabut tebal diameter 5 mm, soket relay, terminal ring berukuran 10 mm, dam terminal konektor.

Adapun cara memasangnya beragam dan mengacu pada sistem kelistrikan untuk klakson, yaitu tegangan negatif dan tegangan positif.

1. Sistem Tegangan Positif

Sistem yang dikendalikan oleh tegangan positif biasanya memakai satu kabel saja dari sakelar pengontrol. Lalu, kabel lainnya mengambil negatif dari ground atau bodi.

Pastikan kendaraan dalam keadaan mati dan kunci kontak berada dalam posisi off untuk menghindari korsleting. Adapun cara pemasangan relay klakson sistem tegangan positif adalah sebagai berikut:

  1. Hubungkan kaki relay nomor 30 di terminal positif aki mobil dengan menggunakan kabel yang tebal.

  2. Pasang kaki relay nomor 87 di sisi positif klakson mobil dengan kabel berukuran sedang hingga besar.

  3. Sambungkan kaki relay nomor 85 pada salah satu bagian klakson mobil.

  4. Hubungkan kaki relay nomor 86 pada bagian bodi mobil atau ground.

2. Sistem Tegangan Negatif

Sistem yang dikontrol dengan tegangan negatif biasanya menggunakan 2 kabel. Satu kabel untuk ke positif dan satu lagi ke saklar pengontrol. Berikut cara memasanganya.

  1. Pasang kaki relay nomor 30 pada kutub aki di terminal positif menggunakan kabel tebal. Hal ini karena kabel akan langsung terhubung ke aki.

  2. Sambungkan kaki relay nomor 87 pada sisi positif klakson mobil memakai kabel sedang ataupun tebal.

  3. Hubungkan kaki relay nomor 85 ke salah satu kabel klakson ‘A’ dan kaki relay nomor 86 ke kabel klakson ‘B’.

(SA)