Konten dari Pengguna

Cara Membaca Kode Busi Mobil dengan Mudah

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membaca kode busi mobil. Foto: dok. NGK Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Cara membaca kode busi mobil. Foto: dok. NGK Indonesia

Mengetahui cara membaca kode busi mobil merupakan salah satu bentuk perawatan kendaraan. Dengan mengetahui kodenya, Anda bisa menggunakan busi yang sesuai dengan spesifikasi mobil, berikut informasinya.

Dikutip dari laman Wuling, busi mobil merupakan komponen utama dalam sistem pengapian mobil yang berperan sebagai pembakar campuran bensin dan udara yang terkompres oleh gerakan piston.

Hasil pembakaran tersebut yang akan menghasilkan tenaga sehingga mesin mobil bisa hidup secara optimal. Meskipun memiliki dimensi yang tergolong kecil, busi memiliki komponen yang cukup kompleks, seperti terminal, insulator keramik, hex, insulator tip, gasket, metal case, center electrode, dan ground.

Layaknya komponen otomotif pada umumnya, busi juga memiliki kode tersendiri agar bisa disesuaikan dengan kendaraan. Setiap manufaktur busi juga umumnya memiliki kode uniknya masing-masing, ini informasinya.

Cara Membaca Kode Busi Mobil

Cara membaca kode busi mobil. Foto: Wikimedia Commons

Dikutip dari kumparanOTO, terdapat dua manufaktur busi yang sudah kental dengan konsumen Indonesia, yakni NGK dan Denso. Oleh karenanya, berikut cara membaca kode busi dari dua manufaktur busi tersebut:

1. Kode Busi Mobil NGK

Apabila mengambil contoh pada salah satu kode busi mobil NGK yaitu CPR 7HSP-9, maka berikut pengertian dari masing-masing kode:

  • C: Diameter ulir busi 10 mm (B: 14 mm, C: 10 mm, & D: 12 mm).

  • P: Tipe rancangan busi (kode unik pabrikan).

  • R: Busi dengan tahanan di dalamnya (resistor) yang umumnya digunakan agar tidak ada frekuensi yang mengganggu pembacaan sensor.

  • 7: Tingkatan panas busi, semakin kecil berarti busi semakin panas, maupun sebaliknya.

  • H: Panjang ulir busi 12,7 mm (H: 12,7 mm, E: 19 mm, & L: 11,2 mm)

  • S: Tipe elektrode tengah (S: busi standar, G: busi racing, & IX: bahan iridium).

  • 9: Celah inti electrode busi (9: 0,9 mm, 10: 1 mm, 11: 1,1 mm, dan seterusnya).

2. Kode Busi Mobil Denso

Sedangkan jika mengambil kode busi Denso W24ES-U, maka berikut keterangan dari masing-masing kodenya:

  • W: Diameter ulir busi 14 mm (U 10 mm, Y 8 mm, X 12 mm, W 14 mm, & M 18 mm).

  • 24: Tingkatan panas busi, apabila nilainya semakin besar maka tipe businya semakin dingin.

  • F: Panjang ulir busi 12,7 mm (E 19 mm, F 12,7 mm, M 12mm, L 11,2 mm, & W 9,5 mm).

  • S: Tipe rancangan busi.

  • U: Bentuk elektroda ground

  • 9: Celah antar elektroda (9: 0,9 mm, 10: 1 mm, 11: 1,1 mm, dan seterusnya).

Demikianlah informasi mengenai cara membaca kode busi mobil dengan mudah. Semoga bermanfaat.

(AA)

Frequently Asked Question Section

Apa itu busi mobil?
chevron-down

Busi mobil merupakan komponen utama dalam sistem pengapian mobil yang berperan sebagai pembakar campuran bensin dan udara yang terkompres oleh gerakan piston.

Apa saja komponen busi mobil?
chevron-down

Meskipun memiliki dimensi yang tergolong kecil, busi memiliki komponen yang cukup kompleks, seperti terminal, insulator keramik, hex, insulator tip, gasket, metal case, center electrode, dan ground.

Apa arti kode C pada kode busi mobil NGK?
chevron-down

C: Diameter ulir busi 10 mm (B: 14 mm, C: 10 mm, & D: 12 mm).