Cara Membaca Ukuran Ban Motor Metrik dan Imperial dengan Mudah

Konten dari Pengguna
31 Oktober 2022 10:50
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi cara membaca ukuran ban motor. Foto: Alfons Yoshio/kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membaca ukuran ban motor. Foto: Alfons Yoshio/kumparanOTO
ADVERTISEMENT
Sebelum mencari ban baru untuk kendaraan, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara membaca ukuran ban motor dengan mudah. Dengan begitu, Anda bisa mencari ban terbaik untuk kendaraan kesayangan.
ADVERTISEMENT
Ban merupakan komponen penunjang sistem penggerak kendaraan yang memiliki ukurannya sendiri, baik bagian depan maupun belakang. Sebagai pemilik sepeda motor, Anda perlu mengetahui ukuran ban yang disematkan pada kendaraan.
Seiring perkembangan industri otomotif, ban motor kini bukan hanya sekadar penunjang sistem penggerak kendaraan, melainkan komponen yang juga bisa memperindah kendaraan.
Nah, bagi yang sedang mencari-cari ban baru pada pasar otomotif untuk memperindah motor, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara membaca ukuran ban, berikut informasinya.

Cara Membaca Ukuran Ban Motor

Ilustrasi cara membaca ukuran ban motor. (Foto: Gesit Prayogi/kumparanOTO)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membaca ukuran ban motor. (Foto: Gesit Prayogi/kumparanOTO)
Dikutip dari laman Moladin, ukuran ban motor biasanya sudah tersemat pada bagian samping ban. Anda juga bisa melihat spesifikasi ini pada buku manual maupun brosur kendaraan.
Umumnya, kode ukuran ban dibagi menjadi dua jenis, yakni kode metrik dan kode imperial. Berikut cara membaca dua kode ukuran ban tersebut:
ADVERTISEMENT

Ukuran Ban Metrik

Kode ukuran ban metrik adalah kode yang paling umum ditemukan di ban sepeda motor yang bisa Anda kenali dengan tanda “/” pada keterangannya. Jika mengambil contoh ukuran ban pada motor Revo X yaitu “80/90-17 M/C 44P”, maka cara membacanya adalah:
  • 80: lebar tapak ban (section width) yang diukur dari sisi kiri ke kanan dalam satuan milimeter (80 mm)
  • 90: sebuah persentase dari section width yang menunjukkan tinggi ban (aspect ratio). Jadi, 90% dari 80 mm adalah 72 mm.
  • 17: diameter dalam ban sekaligus diameter pelek dalam satuan inchi (17 inchi).
  • M/C: singkatan dari motorcycle yang membuat ban ini dikhususkan untuk sepeda motor.
  • 44: kode load index yang menunjukkan beban maksimal yang dapat ditanggung ban. Untuk kode 44, maka beban yang bisa ditanggung sebesar 160 Kg.
  • P: sebuah kode yang menunjukkan speed rating alias kecepatan maksimal ban. Untuk kode “P” maka kecepatan maksimal ban ini adalah 150 Km/jam.
ADVERTISEMENT

Ukuran Ban Imperial

Cara membaca kode ukuran ban imperial sedikit berbeda dengan jenis kode ukuran sebelumnya. Kode ban imperial sendiri lebih banyak menggunakan satuan inchi yang umum digunakan oleh motor offroad atau dual purposive. Jika mengambil contoh ukuran ban Yamaha WR155R yaitu “2.75-21 45P”, maka cara membacanya:
  • 2.75: lebar tapak ban (section width) dalam satuan inchi, yaitu 2.75 inchi.
  • Karena ban imperial selalu memiliki aspect ratio 100%, maka ukuran tinggi ban selalu sama dengan lebar tapak ban, yaitu 2.75 inchi.
  • 21: diameter dalam ban yang juga menunjukkan diameter pelek dalam satuan inchi (21 inchi).
  • 45: kode load index yang menunjukkan beban maksimal yang dapat ditanggung kendaraan (45= 165 Kg).
  • P: kode yang menunjukkan speed rating atau kecepatan maksimal ban (P= 150 Km/jam).
ADVERTISEMENT
Demikian informasi seputar cara membaca ukuran ban motor sesuai jenisnya. Bagaimana menurut Anda, mudahkan membaca ukuran ban jika Anda sudah mengetahui semua keterangannya? Semoga bermanfaat.
(AA)
Apa itu ban?
chevron-down
Di mana tempat ukuran ban disematkan?
chevron-down
Apa ciri ukuran ban jenis metrik?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020