Konten dari Pengguna

Cara Mengatasi Motor Injeksi Brebet Beserta Penyebabnya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mekanik Yamaha Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mekanik Yamaha Foto: Istimewa

Motor berpengabut injeksi jadi lompatan teknologi dalam industri otomotif setelah era karburator. Teknologi ini menawarkan kinerja mesin yang lebih efisien dan berimbas pada efisiensi bahan bakar.

Namun, mesin injeksi tak selamanya kebal dari masalah, di mana salah satu 'penyakit' yang kerap terjadi adalah brebet. Kondisi ini tentu akan membuat berkendara menjadi tak nyaman.

Penyebab Motor Brebet dan Cara Mengatasinya

Dikutip dari halaman resmi Suzuki Indonesia, ada beberapa penyebab motor injeksi brebet . Berikut ini beberapa penyebab motor brebet secara umum.

1. Tidak menggunakan bahan bakar yang sesuai

Ilustrasi mengisi BBM sepeda motor. Foto: dok. AHM

Penyebab motor brebet yang paling sering terjadi adalah dikarenakan bahan bakar yang tidak sesuai. Padahal setiap pabrikan kendaraan memiliki standar tersendiri mengenai bahan bakar.

Harga bahan bakar yang lebih murah sering dijadikan alasan penggunaan yang tak standar. Padahal tidak menggunakan bahan bakar yang sesuai bisa mempengaruhi masalah kompresi mesin.

Kebanyakan motor baru menggunakan standar bahan bakar dengan oktan RON 92, sehingga pembakaran yang terjadi dalam mesin lebih sempurna.

Bensin yang kualitasnya rendah akan menimbulkan knocking pada mesin sehingga brebet. Hal yang sama juga berlaku jika Anda menggunakan bahan bakar yang dicampur. Perbedaan kualitas inilah yang menyebabkan pembakaran tidak sempurna.

2. Filter udara sudah kotor

Tampilan filter udara berbahan (Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparanOTO)

Penyebab motor brebet selanjutnya adalah filter udara kotor karena sudah digunakan dalam waktu yang lama. Debu dan kotoran menempel pada filter membuat udara yang masuk berkurang karena filter mengalami mampet.

Filter udara tak hanya harus rutin untuk dibersihkan, melainkan juga perlu diganti secara berkala. Setiap beberapa ribu kilometer filter udara sudah tidak bisa lagi menyaring udara bersih walaupun dibersihkan dengan rutin, sehingga perlu diganti dengan yang baru.

Lama tidaknya penggantian ini tergantung lokasi pemakaian. Motor yang digunakan pada area perkotaan akan lebih cepat dalam penggantian filter udara.

3. Terjadi kerusakan pada busi

Busi motor Honda Vario Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Yang ketiga, busi bisa menjadi penyebab motor brebet di rpm tinggi karena busi tidak menciptakan percikan api untuk pembakaran dalam mesin. Kondisi busi yang kotor atau mulai renggang akan menjadi penyebab brebet saat motor di gas.

Ciri-ciri busi yang mulai rusak adalah tampak berwarna kehitaman. Jika kotor maka Anda bisa mencoba untuk membersihkan dan memasangnya kembali. Namun jika ternyata distarter masih tidak mau menyala, artinya busi sudah mati atau tak bisa digunakan.

4. Filter bensin yang kotor

Penyebab selanjutnya adalah terdapat pada filter bensin yang sudah kotor. Filter bensin berfungsi untuk menyaring bahan bakar agar kotoran tidak masuk ke ruang pembakaran. Fungsinya tidak jauh berbeda dari filter udara, jadi komponen ini perlu rajin dibersihkan.

Kotoran yang menumpuk akan membuat suplai bahan bakar tidak lancar. Sehingga pembakaran yang terjadi tak sempurna dan motor akan brebet ketika dinyalakan.

5. Rusaknya sensor injeksi

Yang terakhir bisa dikarenakan oleh komponen injektornya. Apabila komponen ini rusak, maka pembakaran sudah pasti terganggu. Injektor mengalami kerusakan ketika Anda tidak menggunakan bahan bakar yang tepat.

Selain itu kerusakan juga dipengaruhi oleh jarangnya melakukan perawatan komponen. Padahal injektor perlu dibersihkan menggunakan cairan pembersih khusus. Apabila rusak atau kotor, maka akan menyebabkan mesin jadi brebet.

Cara Mengatasi Motor Injeksi Brebet

Cara Mengatasi Motor Injeksi Brebet

Dikutip dari halaman resmi Suzuki Indonesia, berikut cara mengatasi penyebab motor injeksi brebet atau tersendat-sendat.

  1. 1. Mengganti Bahan Bakar

    Jika terjadi brebet, bisa jadi ada persoalan pada bahan bakar yang Anda gunakan. Coba ganti bahan bakar standar sesuai anjuran pabrik. Masalah brebet akan hilang selama bensin yang kualitasnya rendah sudah habis dan digantikan dengan yang baru.

  2. 2. Membersihkan Filter Udara

    Rajin membersihkan atau menggantikan filter udara bisa menjadi solusi. Sebab, pembakaran dalam mesin akan lebih sempurna.

  3. 3. Mengganti Busi

    Biasanya mesin brebet karena busi sudah soak. Apabila busi sudah mati solusi yang bisa dilakukan adalah menggantinya dengan yang baru, sehingga percikan api tercipta pada ruang pembakaran.

  4. 4. Membersihkan Filter Bensin

    Perhatikan juga jadwal membersihkan filter bensin. Rajin membersihkan dan mengganti filter bensin bisa menjadi solusi yang tepat

  5. 5. Rutin Servis

    Pastikan Anda juga rutin menservis kendaraan. Terutama jika injektor kotor agar segera dibersihkan.

(HDZ)