Konten dari Pengguna

Cara Mengendarai Motor Kopling dengan Baik

Infootomotif

Infootomotif

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menanjak dengan motor kopling Foto: dok. cycleworld
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menanjak dengan motor kopling Foto: dok. cycleworld

Belajar motor kopling berbeda dengan motor lainnya seperti matik atau pun bebek. Karena, motor kopling perlu menjaga keseimbangan antara tangan dengan kaki ketika mengendarai motor ini.

Sudah pasti motor kopling tentu memiliki komponen kopling. Komponen kopling ini berguna untuk memutus dan meneruskan tenaga dari mesin ke komponen penggerak, jika salah pengoperasiannya bisa saja mesin motor akan mati.

Selain itu, kopling juga berfungsi untuk perpindahan gigi agar lebih halus. Bagi orang yang sering mengendarai motor matik atau bebek belum tentu mahir mengendarai motor kopling.

Mengendarai motor kopling harus fokus segalanya mulai dari kaki, tangan, hingga penglihatan. Jika tidak, akan susah untuk mengendarai motor tersebut. Bagi Anda yang berminat untuk belajar cara mengendarai motor kopling, sebaiknya belajar berulang-ulang. Mengendarai motor ini tidak bisa hanya sekali coba.

Berikut ini penulis rangkumkan cara mengendarai motor kopling dengan baik.

Ilustrasi menanjak dengan motor kopling Foto: dok. womenridersnow

Cara Mengendarai Motor Kopling

Cara Mengendarai Motor Kopling

Dilansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, ada beberapa pelajaran yang harus Anda tahu dan mengerti agar dapat mengendarai motor kopling dengan lain, antara lain :

  1. 1. Persiapkan Fisik dan Mental Sebelum Berkendara

    Hal pertama yang perlu dipersiapkan untuk mengendarai motor kopling yaitu menyiapkan kondisi fisik dan peralatan berkendara. Pastikan motor kopling dalam kondisi sehat. Periksa kembali komponen-komponen motor untuk menghindari kecelakaan. Sebaiknya Anda mencoba motor kopling terlebih dahulu. Hal ini dapat dilakukan di tanah lapang dengan mengatur tuas kopling. Sebab, bisa saja mesin motor mati karena Anda salah dalam mengatur tuas ketika akan berpindah gigi.

  2. 2. Periksa Komponen Motor Sebelum Berkendara

    Tahapan selanjutnya yaitu Anda perlu memastikan bahwa gigi transmisi berada pada posisi netral. Hal ini penting karena motor kopling saat ini sulit distarter ketika posisi gigi masuk. Setelah itu, ketika menghidupkan mesin, kopling perlu ditarik agar memudahkan dalam prosesnya. Setelah mesin motor hidup, tekan tuas kopling dengan menekan pedal transmisi ke arah depan. Hal ini dilakukan ketika akan memasukkan gigi transmisi ke posisi satu.

  3. 3. Cara Memperlakukan Tuas Kopling

    Setelah memasukkan gigi transmisi ke posisi satu, Anda harus melepas tuas kopling dengan hati-hati. Sebaiknya jangan langsung menarik gas saat mesin motor belum bergerak. Jika menarik gas terlebih dahulu, Anda sebagai pengendara tentu akan kaget. Sebaliknya, jika tuas kopling dilepas dengan gerakan yang cepat, mesin motor bisa langsung mati. Padahal, motor bisa langsung jalan tanpa Anda menarik tuas koplingnya. Seimbangkan diri agar lambat laun motor dapat berjalan dengan nyaman.

  4. 4. Cara Melakukan Perpindahan Gigi Transmisi

    Saat menghidupkan mesin, Anda telah melakukan pemindahan gigi transmisi ke posisi satu. Kemudian lakukan pemindahan gigi transmisi kembali, ke posisi dua. Caranya adalah menarik tuas kopling dilanjutkan dengan menaikkan pedal transmisi. Perpindahan ini cukup serius untuk diperhatikan. Pasalnya, tidak seperti motor matik yang bisa otomatis, motor kopling menggunakan teknik manual untuk perpindahan gigi transmisi. Ketika Anda menariknya terlalu lemah, gigi transmisi justru akan kembali ke posisi netral. Yang benar yaitu berikan tarikan dengan tenaga cukup agar gigi transmisi berpindah ke posisi dua.

  5. 5. Kenali Urutan Gigi Transmisi Motor Kopling

    Ketika memindahkan gigi transmisi, Anda perlu memperhatikan transmisi apa yang digunakan motor Anda. Saat ini, sebagian besar motor kopling menggunakan transmisi jenis percepatan 5 dan 6. Adapun gigi yang digunakan adalah posisi gigi (1-N-2-3-4-5-6) atau gigi (1-N-2-3-4-5). Ketika menurunkan atau menaikkan gigi transmisi, tekanlah tuas kopling. Kemudian, lepaskan tuas tersebut secara perlahan. Sembari melepaskan kopling, lakukan penarikan tuas gas.

  6. 6. Cocokkan Kecepatan Berkendara dengan Tuas Kopling

    Cara mengendarai motor kopling perlu dipahami dengan benar, termasuk dalam mencocokkan gigi yang tepat sesuai kecepatan berkendara. Untuk motor dengan kecepatan di bawah atau sama dengan 20 km/jam, sebaiknya menggunakan gigi transmisi pada posisi dua. Kemudian untuk motor dengan kecepatan 40 km/jam, sebaiknya Anda memposisikan gigi pada posisi tiga. Lalu untuk motor dengan kecepatan lebih dari 60 km/ jam sebaiknya Anda menggunakan gigi transmisi pada posisi empat. Selanjutnya, ada juga posisi gigi lima dan enam. Posisi gigi ini cocok digunakan untuk kondisi kecepatan menengah ke atas. Nah, tujuan mencocokkan gigi transmisi dengan kecepatan adalah agar Anda lebih mudah berpindah ketika akan menambah atau mengurangi kecepatan.

Cara Menurunkan Tuas Kopling

Untuk menurunkan gigi transmisi, Anda cukup menarik tuas kopling dan menekan pedal ke bagian depan. Lakukan penarikan tuas kopling secara perlahan untuk menjaga keseimbangan. Jika dapat berkendara dengan stabil, Anda dapat mulai belajar menyesuaikan dengan tuas kopling.

Untuk pengendara pemula, sebaiknya menggunakan gigi transmisi pada posisi tiga. Hal ini bertujuan agar dapat berkendara secara stabil. Selain itu, dengan posisi gigi tiga ini, tuas kopling dapat diturunkan dan dinaikkan dengan mudah.

(FOV)