Cara Menggunakan Avometer, Berikut Penjelasannya

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Avometer adalah alat ukur khusus kelistrikan terutama pada kendaraan. Alat ini terbilang cukup lengkap daripada alat ukur listrik lainnya.
Para mekanik bengkel kebanyakan menggunakan alat ini dapat mengukur beberapa hal sekaligus. Jika Anda ingin mengetahui lebih lengkap mengenai Avometer, berikut penjelasannya.
Pengertian Avometer
Dikutip dari Auto2000, seperti yang dituliskan di atas, AVOmeter merupakan alat ukur kelistrikan. AVO sendiri merupakan sebuah singkatan dari Ampere (satuan arus listrik), Volt (satuan tegangan listrik, baik itu arus AC maupun DC), dan Ohm (satuan resistansi atau hambatan listrik).
Fungsi AVOmeter
Fungsi dari avometer adalah untuk mengukur arus listrik, tegangan listrik (AC dan DC), sekaligus resistensi. Jadi, bisa dibilang bahwa avometer merupakan multimeter atau multitester.
Avometer adalah salah satu alat ukur yang wajib ada di bidang kelistrikan. Teknisi alat elektronik dan teknisi instalasi listrik sangat sering menggunakan alat ini, termasuk pula teknisi mobil. Ini karena mobil modern juga merupakan benda elektronik yang memiliki sistem kelistrikan di dalamnya.
Selain itu, fungsi avometer juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain yang masih berhubungan dengan kelistrikan, seperti:
Mengukur tegangan listrik jenis AC (pada instalasi listrik bangunan).
Mengukur tegangan listrik jenis DC (pada aki atau baterai).
Mengukur arus listrik DC. Khusus untuk fungsi ini, AVOmeter analog mampu mengukur arus hingga 250mA, sedangkan avometer digital bisa mencapai 10A.
Mengukur tingkat konektivitas sebuah kabel atau connector.
Menentukan kualitas transistor.
Mengukur tingkat resistensi atau hambatan sebuah resistor.
Mengukur kualitas kapasitor.
Cara Menggunakan Avometer
Cara Menggunakan Avometer
Jika Anda sudah tahu penjelasan mengenai arti dan fungsinya, berikutnya Anda harus paham cara penggunaannya. Cara menggunakan avometer pada kendaraan yaitu untuk mengukur tegangan DC. Sumber tegangan DC berasal dari baterai.
1. Atur Posisi Selektor
Aturlah posisi selektor ke arah DCV. Jika Anda menggunakan avometer digital, cukup mengarahkan ke DCV. Tetapi untuk avometer analog, Anda harus memastikan bahwa selektor mengarah ke DCV dengan nilai lebih dari 12 volt. Karena yang akan Anda ukur adalah baterai 12 volt. Intinya nilai pada multimeter harus lebih besar dari nilai tengan DC yang akan diukur.
2. Hubungkan ke Terminal Baterai
Hubungkan probe ke terminal baterai. Probe merah ke terminal (+) baterai dan probe hitam ke terminal (-) baterai.
3. Lihat Hasil Pengukuran
Tahan probe sembari melihat hasil yang ditunjuk pada display multimeter.
Sebenarnya cukup mudah cara menggunakan avometer ini. Namun, Anda harus teliti saat melakukannya.
(FOV)
