Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Cara Menghitung Konsumsi BBM pada Kendaraan
6 Mei 2024 16:47 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Perhitungan penggunaan bahan bakar juga diperlukan, terutama bagi pengendara yang hendak menempuh perjalanan jarak jauh. Sehingga dapat menghindari kehabisan bensin di tengah perjalanan.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai perhitungan konsumsi BBM pada kendaraan, simak rangkumannya di bawah ini.
Cara Menghitung Konsumsi BBM
Dalam membantu pengendara dalam menentukan berapa banyak penggunaan bahan bakar yang diperlukan, terdapat beberapa metode yang dapat dipakai.
Adapun dua metode yang kerap digunakan antara lain metode Multi Information Display (MID) dan metode full to full. Simak pembahasan masing-masing metode perhitungannya.
1. Metode Multi Information Display (MID)
Fitur MID kini sudah banyak disematkan pada mobil-mobil keluaran terbaru. Biasanya fitur ini berbentuk layar yang sudah terintegrasi dengan panel instrumen yang terdapat di mobil.
Pada umumnya, fitur MID ditempatkan di depan setir kemudi bersamaan dengan speedometer, fuel meter, tachometer, temperatur mesin, odometer, dan sebagainya.
ADVERTISEMENT
Dengan adanya fitur tersebut, dapat memberikan informasi aktual kendaraan mengenai konsumsi bahan bakar, gaya mengemudi hingga jarak tempuh yang dicapai.
Untuk menghitung penggunaan BBM, pengendara dapat meriset odometer pada MID, termasuk AVG BBM yang nantinya akan mengikuti.
Berikutnya, pengendara dapat memeriksa kembali angka yang ditunjukkan pada MID setelah mobil tiba di tempat tujuan.
Sebagai contoh, jarak tempuh yang tertulis di odometer setelah menempuh perjalanan adalah 90 kilometer. Sementara indikator AVG menunjukkan konsumsi rata-rata bensin sebanyak 10,1 per liter (kpl).
Ini artinya setiap 1 liter bahan bakar yang dihabiskan dapat digunakan untuk menempuh jarak 10,1 km.
2. Metode Full to Full
Selain menggunakan metode MID, pengendara juga dapat menghitungnya secara manual yaitu dengan metode full to full. Cara perhitungannya yakni:
ADVERTISEMENT
Setelah mendapatkan angka tersebut, terapkan dalam rumus menghitung konsumsi BBM berikut.
Sebagai contoh, seseorang mengisi penuh tangki mobil sebanyak 43 liter. Angka pada odometer sebelum berangkat adalah 40.000 km.
Saat bensin hampir habis, angka di odometer menunjukkan 40.600 km. Maka diperoleh hasil perhitungan: (40.600 km – 40.000 km)/43 liter = 13,9 km/liter.
Dengan begitu, berdasarkan rumus tersebut dapat diketahui bahwa konsumsi 1 liter bensin dapat menempuh jarak 13,9 km.
ADVERTISEMENT
(SA)