Cara Merawat Mobil yang Jarang Dipakai agar Selalu Prima

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mobil yang jarang dipakai tetap memerlukan perhatian khusus. Sebab, meski tak digunakan sehari-hari, komponen-komponen mobil dapat mengalami kerusakan.
Dengan menerapkan perawatan kendaraan yang tepat, mobil yang jarang dipakai akan selalu dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan saja. Lalu, bagaimana cara merawat mobil yang jarang dipakai?
Artikel ini akan membahas langkah-langkah merawat mobil yang jarang dipakai, mulai dari menjaga kebersihan eksterior dan interior hingga perawatan mesin.
Cara Merawat Mobil yang Jarang Dipakai
1. Cuci dan Wax Mobil Secara Rutin
Meskipun mobil jarang digunakan, debu, kotoran, dan kontaminan lainnya dapat menumpuk pada permukaan mobil. Cuci mobil secara rutin dan aplikasikan wax untuk melindungi cat dari oksidasi dan kerusakan akibat sinar UV.
Bersihkan juga interior mobil secara rutin, terutama bagian-bagian yang sering disentuh seperti setir, dashboard, dan jok. Gunakan juga pembersih khusus untuk bahan-bahan interior seperti kulit atau kain.
2. Panaskan Mesin Secara Rutin
Mesin yang jarang digunakan dapat mengalami kerusakan jika tidak dipanaskan secara rutin. Nyalakan mesin mobil setidaknya sekali seminggu dan biarkan berjalan selama 10-15 menit untuk memastikan oli dan cairan lainnya bersirkulasi dengan baik.
3. Periksa dan Isi Ulang Baterai
Mobil yang jarang digunakan cenderung mengalami penurunan daya baterai. Pastikan untuk memeriksa kondisi baterai secara berkala dan isi ulang jika diperlukan. Pemilik mobil juga bisa mempertimbangkan untuk menggunakan charger baterai otomatis (trickle charger) untuk menjaga baterai tetap penuh.
4. Cek Tekanan Ban
Ban yang jarang bergerak bisa mengalami pengempisan atau flat spot. Periksa tekanan ban secara berkala dan pastikan sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
5. Gerakkan Mobil Secara Berkala
Untuk menghindari flat spot pada ban, gerakkan mobil beberapa meter ke depan dan ke belakang setiap minggu. Ini membantu distribusi berat pada ban lebih merata.
6. Ganti Oli Secara Teratur
Meskipun mobil jarang digunakan, oli mesin tetap harus diganti sesuai jadwal perawatan. Oli yang lama bisa terkontaminasi dan kehilangan efektivitasnya.
Baca juga: Cara Merawat Aki Mobil yang Jarang Dipakai
7. Periksa dan Isi Ulang Cairan Lainnya
Periksa level cairan rem, cairan transmisi, cairan radiator, dan cairan power steering secara berkala. Tambahkan jika diperlukan untuk memastikan sistem bekerja dengan baik.
8. Cek Kondisi Rem
Rem yang jarang digunakan bisa berkarat atau mengeras. Periksa kondisi rem secara berkala dan lakukan pembersihan jika diperlukan. Saat memanaskan mesin, injak pedal rem beberapa kali untuk memastikan sistem rem tetap berfungsi dengan baik.
9. Nyalakan AC Secara Berkala
Nyalakan sistem AC selama beberapa menit setiap kali memanaskan mesin. Ini membantu menjaga sistem AC tetap berfungsi dengan baik dan mencegah penumpukan jamur atau bakteri di dalam saluran ventilasi.
10. Periksa Adanya Hewan
Hewan kecil seperti tikus dapat merusak kabel dan komponen lainnya. Periksa secara berkala ruang mesin dan area sekitar ban untuk memastikan tidak ada sarang atau tanda-tanda hewan.
11. Gunakan Penutup Mobil
Gunakan penutup mobil berkualitas untuk melindungi kendaraan dari debu, kotoran, dan paparan sinar UV. Penutup mobil juga melindungi cat dari goresan.
12. Parkir di Tempat yang Kering dan Tertutup
Jika memungkinkan, parkir mobil di garasi atau tempat tertutup yang kering. Hindari parkir di tempat yang lembap untuk mencegah korosi dan pertumbuhan jamur.
(NDA)
