Cara Merawat Aki Mobil yang Jarang Dipakai

ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aki mobil memiliki peran yang cukup vital terhadap kelancaran sistem kelistrikan mobil. Komponen ini berfungsi untuk menyimpan listrik yang dipakai oleh berbagai komponen elektrik yang ada di mobil.
Kendati demikian, ketika kendaraan tidak sering digunakan, aki dapat kehilangan daya. Sehingga mengakibatkan mobil sulit dihidupkan saat akan digunakan kembali.
Pada uraian di bawah ini akan dijabarkan mengenai penjelasan cara merawat aki mobil yang jarang dipakai supaya kondisinya tetap prima.
Cara Merawat Aki Mobil yang Jarang Dipakai
Mobil yang jarang dipakai akan mengalami gangguan seperti aki tekor. Untuk menghindari hal tersebut, aki mobil perlu dirawat supaya dapat berfungsi dengan optimal.
Merangkum dari berbagai sumber, beberapa perawatan yang bisa dilakukan antara lain sebagai berikut.
1. Memanaskan Mobil Secara Rutin
Memanaskan mobil secara teratur merupakan perawatan sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga performa aki tetap optimal.
Pemilik kendaraan dapat menghidupkan mobil selama beberapa menit. Hal ini akan membuat aki tetap terisi dan menyuplai daya pada seluruh komponen kelistrikan mobil.
Baca Juga: Cara Merawat Aki Mobil yang Benar agar Tidak Mudah Tekor
2. Membawa Mobil Berkeliling
Meskipun aki mobil dapat terisi ketika mobil dipanaskan, namun ada baiknya jika mobil dibawa berkeliling selama 10 sampai 15 menit. Pasalnya pengisian daya aki pada kendaraan menjadi maksimal ketika putaran mesin mencapai 1.500 rpm.
Selain itu, agar arus listrik ke aki maksimal, pengguna mobil dapat menginjak pedal gas agar tekanan rpm bisa naik dan proses pengisian berjalan sempurna.
3. Cek Kondisi Cairan Aki
Mobil yang menggunakan jenis aki basah perlu diperiksa ketinggian cairan aki. Pastikan level cairan sesuai dengan standar.
Jika batas cairan mendekati batas bawah, maka isi aki dengan cairan elektrolit hingga mencapai level yang sesuai. Kondisi air aki yang kurang dapat menyebabkan arus daya pada aki menurun sehingga berdampak pada komponen kelistrikan yang lain.
4. Bersihkan Terminal Aki
Membersihkan terminal aki sangat penting untuk membuat aki mobil lebih awet. Supaya aki dapat bertahan lama, bersihkan terminal aki mobil secara rutin dengan menggunakan kain atau sikat berbulu halus.
Periksa jika terlihat terdapat tanda-tanda korosi pada terminal aki. Pasalnya korosi dan kotoran pada aki akan membuat aliran listrik menjadi terganggu.
5. Hindari Menyalakan Perangkat Elektronik Saat Mesin Mati
Cara perawatan aki mobil yang jarang dipakai berikutnya yaitu hindari menyalakan perangkat elektronik saat mesin mati. Hal ini termasuk AC, lampu, radio, dan aksesoris lainnya.
Jika pengguna mobil menghidupkan perangkat elektronik tersebut saat mesin mobil mati, hal ini hanya akan menguras daya aki. Akibatnya, baterai mungkin tidak memiliki daya yang cukup untuk menghidupkan mesin saat diperlukan.
(SA)
