Konten dari Pengguna

Cara Pasang Alarm Motor secara Mandiri di Rumah dengan Mudah

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pencurian spion motor. Foto: Faisal Rahman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pencurian spion motor. Foto: Faisal Rahman/kumparan

Cara pasang alarm motor dapat dilakukan dengan mudah. Alarm dapat memberikan rasa aman, sebab motor akan berbunyi jika terdapat tindakan dari orang yang tidak bertanggung jawab.

Sepeda motor menjadi salah satu kendaraan yang populer di Indonesia. Dikutip dari laman Badan Pusat Statistik, jumlah sepeda motor di Indonesia pada tahun 2020 sebesar 136.137.451 unit. Jumlah sepeda motor yang cukup besar juga membuat angka pencurian kendaraan sepeda motor cukup besar.

Misalnya, kawasan Jogja mencatat kasus pencurian kendaraan sepeda motor sebanyak 106 kasus menurut laman Dataku DIY. Hal tersebut menjadikan pencurian sepeda motor menempati urutan ketiga dalam kasus pencurian di kawasan DIY.

Memasang alarm motor dapat menjadi salah satu solusi untuk mengamankan motor. Lalu, bagaimana cara memasang alarm motor dengan mudah? Berikut ini adalah ulasannya.

Cara Pasang Alarm Motor

Ilustrasi mekanik sedang melakukan servis motor Foto: Istimewa

Menurut laman MPM Motor, Anda perlu menyiapkan beberapa peralatan dan mempelajari diagram skema serta fungsi setiap kabel dengan cermat. Untuk mengetahui sistem kinerjanya, Anda dapat menggunakan alat avometer.

Anda juga perlu melepas aki terlebih dahulu sebelum melakukan pemasangan alarm motor. Hal ini diperlukan agar tidak ada aliran listrik yang membahayakan ketika melakukan pemasangan sistem alarm.

Cara Pasang Alarm Motor

Pemasangan alarm motor dapat dilakukan dengan mudah. Berikut ini adalah cara memasang alarm motor dengan mudah dikutip dari laman MPM Motor.

  1. 1. Menyiapkan Bahan dan Peralatan yang Diperlukan

    Pertama, Anda dapat menyiapkan bahan dan peralatan yang diperlukan untuk memasang alarm motor. Bahan yang perlu disiapkan adalah kabel, soket relay, relay empat kaki, dan saklar. Sedangkan, peralatan yang diperlukan untuk melakukan pemasangan alarm motor adalah solder, gunting, timah, tang, lakban dan isolasi kabel.

  2. 2. Memilih Area yang Sesuai untuk Memasang Saklar Alarm

    Setelah menyiapkan bahan dan peralatan, Anda dapat memilih area yang sesuai untuk memasang saklar alarm. Usahakan memilih tempat atau bagian yang sulit dijangkau oleh orang lain tetapi mudah dijangkau oleh pemilik motor. Setelah itu, kabel negatif CDI pada motor harus dipotong terlebih dahulu dengan memakai tang khusus.

  3. 3. Memasang Kabel Negatif dengan Saklar Alarm Kaki 3

    Kabel negatif yang telah terpotong selanjutnya dihubungkan dengan saklar alarm kaki 3. Anda perlu memperhatikan pengaturan masing-masing kaki sebab harus dipasang dalam posisi yang benar. Kabel yang tersambung dengan CDI menuju saklar dipasang pada kaki nomor satu. Kabel potongan CDI menuju bodi dipasang pada kaki nomor dua. Kabel untuk klakson kaki dapat dipasang pada kaki nomor tiga.

  4. 4. Melakukan Pemasangan Relay dan Pengaturan Kabel

    Selanjutnya, Anda dapat melakukan pemasangan relay. Relay tersebut dipasangkan untuk soket dari alarm. Kabel dari saklar alarm yang sudah disiapkan kemudian dipasangkan pada kaki nomor 86. Selanjutnya, Anda dapat menghubungkannya menggunakan kabel negatif klakson yang memiliki warna hijau.

Kaki nomor 30 dan kaki nomor 85 dapat dipasangkan menjadi satu bagian. Selanjutnya, Anda dapat menghubungkan kaki tersebut dengan kabel positif klakson yang memiliki warna oranye. Kabel merah pada soket yang berwarna hijau dan kaki nomor 87 kemudian dipasangkan menuju aki.

Setelah semuanya dipasang, Anda dapat merapikan kabel. Alarm telah terpasang dengan baik dan motor menjadi aman.

(RFN)