Ciri-ciri Oli Palsu yang Perlu Diwaspadai

ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Oli mesin adalah salah satu komponen vital dalam menjaga kinerja mesin kendaraan. Penggunaan oli yang tepat akan memastikan mesin tetap terlumasi dengan baik, mencegah gesekan berlebih, dan meminimalkan keausan komponen.
Namun, maraknya peredaran oli palsu di pasaran perlu menjadi perhatian bagi setiap pemilik kendaraan. Supaya terhindar dari bahaya oli palsu, penting untuk mengenali apa saja ciri-ciri oli palsu.
Ciri-ciri Oli Palsu yang Perlu Diwaspadai
Produk oli yang palsu dapat dikenali melalui mencermati warna, kemasan, hingga baunya. Merangkum dari berbagai sumber, berikut tanda yang bisa mengindikasikan oli palsu.
1. Warna dan Kekentalan yang Tidak Biasa
Cara mudah untuk membedakan oli asli dengan oli palsu adalah dengan memperhatikan warnanya. Oli asli memiliki warna dan kekentalan yang bervariasi tergantung pada jenis oli.
Jika menemukan oli dengan warna yang berbeda atau kekentalan yang tidak biasa, ini bisa menjadi tanda bahwa oli tersebut palsu.
Sebagai langkah pencegahan, sebelum menggunakan oli mesin apa pun, bacalah buku panduan kendaraan untuk memahami spesifikasi oli yang disarankan dan bandingkan produk yang dimiliki dengan pedoman tersebut.
Baca Juga: Ganti Filter Oli Mobil Berapa KM? Ini Ketentuannya
2. Kemasan yang Tidak Rapi
Produsen oli asli biasanya menggunakan kemasan berkualitas tinggi untuk mencegah pemalsuan. Sementara pada produk palsu, kemasannya biasanya tidak rapi, warna label berbeda, atau tutup yang tampak sudah pernah dibuka.
Selain itu, setiap produk oli orisinal akan menyertakan informasi rinci tentang produsen. Produk palsu sering kali tidak memiliki informasi penting ini atau memberikan detail yang tidak jelas atau salah.
Selalu periksa informasi produsen pada label produk. Berhati-hatilah apabila menjumpai kemasan oli tampak tidak rapi atau berbeda.
3. Harga yang Terlalu Murah
Salah satu indikator utama dari oli palsu adalah harganya yang jauh lebih murah dibanding oli asli. Meskipun penawaran harga murah tampak menarik, pembeli harus tetap waspada.
Oli asli memiliki standar kualitas dan proses produksi yang ketat, sehingga harga yang ditawarkan pun sesuai dengan kualitasnya. Jika menemukan oli dengan harga yang sangat murah, hal tersebut patut dicurigai sebagai oli palsu.
4. Bau yang Aneh
Produk oli asli biasanya tidak memiliki bau yang khas. Namun, produk yang memiliki bau seperti terbakar atau bau yang menyengat bisa menjadi tanda bahwa oli tersebut palsu.
5. Tidak Ada Tanda Pengaman atau Barcode
Banyak produsen oli asli menggunakan label keaslian atau kode bar (barcode) sebagai salah satu cara untuk memastikan produk mereka tidak dipalsukan.
Jika tidak menemukan segel tanda pengaman ini, ini bisa menjadi tanda bahwa oli tersebut bukan asli. Periksa keberadaan dan kualitas label keaslian sebelum membeli oli.
(SA)
