Ciri-ciri Spul Motor Rusak, Deteksi Sebelum Terlambat

Konten dari Pengguna
9 Juli 2024 18:04 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Komponen Spul Motor. Foto: dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Komponen Spul Motor. Foto: dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Spul atau kumparan statis pada motor yang rusak bisa menyebabkan berbagai masalah pada sistem kelistrikan. Ciri-ciri spul motor rusak pun beragam, paling utama adalah susah distarter.
ADVERTISEMENT
Mengutip buku Pemeliharaan Listrik Sepeda Motor SMK/MAK Kelas XI oleh Muhammad Achsanudin, S.Pd.T dan Fahrur Rifai, S.Pd.T., spul motor yang rusak tidak dapat menghasilkan listrik yang cukup untuk menghidupkan mesin.
Jika motor tiba-tiba sulit dihidupkan, terutama saat mesin dingin, ini bisa menjadi indikasi adanya masalah pada spul. Simak beberapa ciri-ciri spul motor rusak lainnya dalam uraian di bawah ini.

Ciri-ciri Spul Motor Rusak

Motor. Foto: Unsplash
Spul motor merupakan komponen yang berfungsi mengubah energi mekanis menjadi energi listrik untuk menyalakan berbagai perangkat elektronik pada motor, seperti lampu, klakson, dan pengisian aki.
Jika spul mengalami kerusakan, berbagai masalah pada kelistrikan motor dapat terjadi. Berikut adalah ciri-ciri spul motor rusak yang perlu Anda ketahui agar bisa segera mengambil tindakan perbaikan.
ADVERTISEMENT

1. Lampu Motor Redup

Lampu utama dan lampu lainnya pada motor yang tiba-tiba menjadi redup atau bahkan mati bisa menjadi tanda spul yang rusak. Spul yang tidak berfungsi dengan baik tidak dapat menghasilkan daya yang cukup untuk menyalakan lampu dengan optimal. Jika Anda mengalami masalah ini, segera periksa kondisi spul motor Anda.

2. Aki Tidak Terisi

Spul juga berfungsi untuk mengisi ulang aki motor. Jika aki motor Anda sering kehabisan daya atau tidak terisi dengan baik meskipun sudah diisi ulang, kemungkinan besar ada masalah pada spul.
Aki yang tidak terisi dapat menyebabkan berbagai masalah kelistrikan lainnya, termasuk klakson yang tidak berbunyi dan lampu yang tidak menyala.

3. Mesin Mati Mendadak

Mesin motor yang sering mati mendadak saat digunakan bisa menjadi indikasi spul yang rusak. Spul yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan suplai listrik ke mesin terputus, sehingga mesin tidak mendapatkan daya yang cukup untuk beroperasi dengan lancar. Jika masalah ini sering terjadi, sebaiknya periksa kondisi spul.
ADVERTISEMENT

4. Klakson Tidak Berfungsi

Klakson yang tidak berbunyi atau bunyinya lemah bisa jadi merupakan tanda spul yang bermasalah. Spul yang rusak tidak dapat menghasilkan daya yang cukup untuk menyalakan klakson dengan baik. Periksa spul jika Anda mengalami masalah dengan klakson motor Anda.

5. Indikator Pengisian Aki Menyala

Beberapa motor dilengkapi dengan indikator pengisian aki pada panel instrumen. Jika indikator ini menyala terus-menerus, ini bisa menjadi tanda bahwa spul tidak berfungsi dengan baik dan tidak mengisi aki dengan benar. Jangan abaikan tanda ini dan segera lakukan pemeriksaan pada spul.

6. Overheating pada Komponen Kelistrikan

Spul yang rusak dapat menyebabkan overheating pada komponen kelistrikan lainnya. Kabel yang terlalu panas atau bahkan meleleh bisa menjadi tanda bahwa spul mengalami masalah. Overheating pada komponen kelistrikan bisa berbahaya dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada motor.
ADVERTISEMENT
(NDA)