Konten dari Pengguna

Contoh Mobil Tipe FR, Keunggulan, dan Kekurangannya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh mobil tipe FR. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Contoh mobil tipe FR. Foto: Pexels

FR atau Front Engine Rear Drive (FR) berarti penggerak roda depan. Mobil tipe FR artinya memiliki mesin di depan, namun tenaga (power) yang dihasilkannya akan ditransmisi ke roda bagian belakang.

Komponen-komponen sistem pemindah tenaga mobil tipe FR, antara lain kopling (clutch), transmisi (transmission), drive shaft/propeller shaft, differential, rear axle dan roda (wheel).

Keunggulan dari mobil tipe FR umumnya dapat membuat pengendara merasakan manuverabilitas lebih baik dibandingkan jenis sistem penggerak mobil lainnya. Berikut beberapa contoh mobil tipe FR.

Contoh Mobil Tipe FR

Contoh mobil tipe FR. Foto: Pexels

Di antara semua sistem penggerak, Front Engine Rear Drive atau FR jadi yang paling sering ditemui di Indonesia. Berikut beberapa contoh mobil dengan tipe FR.

Toyota

  • Rush

  • Fortuner

  • GR Supra

  • 86

  • Hilux single cabin

Daihatsu

  • Terios

  • Gran Max

  • Luxio

  • Mitsubishi

  • Pajero Sport

  • Triton LGX

  • L300

Suzuki

  • APV

  • Carry pikap

Hyundai

  • Ioniq 5

Kia

  • Big Up pikap

MG

  • 4 EV

DFSK

  • Super Cab pikap

  • Gelora

  • Gelora E

Esemka

  • Bima

  • Bima EV

Mini

  • Countryman

Mercedes-Benz

  • Sprinter

  • V 250 Avantgarde

  • C200 Avantgarde

  • C300 AMG

  • E200 Avantgarde Line FL

  • CLS 350 AMG

BMW

  • Seri 3

  • Seri 4

  • Seri 5

  • Seri 7

  • 840i CoupĂ© M Sport Pro

  • i4 eDrive40 M Sport

Baca juga: Apa Itu Mobil SUV? Ini Ciri, Keunggulan, dan Kekurangannya

Keunggulan Mobil Tipe FR

Contoh mobil tipe FR. Foto: Pexels

Keuntungan pakai mobil tipe FR adalah distribusi bobot lebih merata lantaran posisi mesin di depan, transmisi dan as kopel di tengah dan differensial (gardan) di belakang.

Lantaran distribusi bobot yang lebih ideal ini, penggerak roda belakang memiliki pengendalian lebih baik namun cenderung oversteer.

Karena fungsi roda depan hanya untuk kemudi dan roda belakang untuk penggerak, beban kerja masing-masing roda dapat terdistribusi lebih optimal sehingga usia pakai komponen suspensi, kemudi, rem, dan penggerak dapat lebih panjang.

Mobil dengan penggerak roda belakang juga dianggap lebih andal melahap tanjakan. Hal itu karena roda penggerak di belakang membuat ban tidak mudah kehilangan traksi akibat pindahnya bobot mobil ke belakang saat di jalan menanjak.

Kekuarangan Mobil Tipe FR

Di balik keunggulannya, mobil tipe FR memiliki beberapa kekurangan seperti kurang efisien menyalurkan tenaga berkurang akibat kerugian mekanis, di mana tenaga akan disalurkan via komponen ekstra seperti as kopel sebelum ke gardan belakang.

Umumnya mesin mobil tipe FR menganut tata letak longitudinal atau membujur sehingga membutuhkan ruang mesin lebih besar dan mengorbankan area kabin penumpang.

Ditambah lagi, lantai kabin akan muncul gundukan untuk transmisi dan jalur as kopel. Belum lagi kabin lebih "berisik" saat sistem mekanikal di bawah lantai bekerja. Namun umumnya pabrikan menambah peredam untuk meredam suara-suara masuk ke interior.

(NDA)