Denda Pajak Mobil Telat 2 Tahun, Begini Cara Menghitungnya

Konten dari Pengguna
13 Januari 2022 11:18
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Denda Pajak Mobil Telat 2 Tahun, Begini Cara Menghitungnya (77723)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi stir mobil (Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan)
Lupa membayar pajak mobil Anda hingga kurang lebih 2 tahun? Maka Anda akan dikenakan denda ketika hendak melakukan pembayaran pajak mobil Anda.
ADVERTISEMENT
Denda pajak mobil atau kendaraan motor merupakan konsekuensi jika Anda telat membayar pajak. Penghitungan dendannya berdasarkan jumlah bulan tertunggak.
Pajak mobil atau Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ini wajib dibayarkan tepat waktu setiap tahun. Jika Anda terlambat membayar pajak kendaraan bermotor, Anda berpotensi ditilang saat ada razia di jalan raya.
Untuk mengetahui besaran denda pajak mobil telat 2 tahun, simak cara menghitungnya berikut ini.

Cara Menghitung Denda Pajak Mobil

Denda Pajak Mobil Telat 2 Tahun, Begini Cara Menghitungnya (77724)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana loket samsat tempat membayar pajak mobil. (Foto: Aprilandika Pratama/kumparan)
Untuk memulai perhitungan denda, harus mengetahui biaya-biaya yang terdapat dalam denda pajak mobil.

Denda pajak mobil = denda PKB + denda SWDKLLJ.

Dengan perincian sebagai berikut:
  • Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
  • Denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ)
ADVERTISEMENT
Berikut ini cara menghitung biaya denda pajak kendaraan menurut laman resmi NTMC Polri.
  • Denda keterlambatan 2 hari – 1 bulan dikenakan denda sebesar 25%.
  • Keterlambatan 2 bulan: PKB x 25% x 2/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 6 bulan: PKB x 25% x 6/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 1 tahun: PKB x 25% x 12/12 + denda SWDKLLJ
  • Keterlambatan 2 tahun: 2 x PKB x 25% x 12/12 + denda SWDKLLJ
Sebagai informasi, SWDKLLJ merupakan singkatan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Denda SWDKLLJ bagi motor adalah sebesar Rp32.000, sedangkan mobil Rp100.000.
Jadi, jika jumlah PKB di STNK adalah Rp 356.200 dan SWDKLLJ nya adalah Rp 243.000, maka perhitungan menjadi sebagai berikut:
2 x Rp 356.200 + Rp 243.000 x 25% x 12/12 bulan = Rp 773.150
ADVERTISEMENT

Cara Bayar Pajak Mobil

  1. Pertama, diharuskan mengisi formulir yang sudah tersedia di loket pendaftaran kantor Samsat. Kemudian masukkan formulir dan persyaratan perpanjangan yang sudah disiapkan ke loket tersebut. Lalu tunggu hingga Anda akan dipanggil oleh petugas Samsat
  2. Lalu petugas Samsat akan memanggil untuk membayar di loket pembayaran, dan tentu Anda akan diberi tahu jumlah pajak mobil Anda dan dendanya juga
  3. Terakhir, Anda diminta menunggu kembali untuk print STNK dan pengesahan STNK serta skpd baru yang sudah dibayarkan.
Perlu dicatat bahwa pengurusan pajak tahunan juga bisa melalui Samsat online. Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk pengurusan pajak kendaraan dan ganti STNK atau perpanjangan STNK lima tahunan.
Apa rumus menghitung denda pajak mobil?
chevron-down
Berapa persen denda untuk pajak PKB?
chevron-down
Apa kepanjangan dari SWDKLLJ?
chevron-down
(HDZ)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020