Fungsi Tang Ampere dan Bagian-bagiannya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi tang ampere perlu diketahui lebih dengan jelas agar dapat menggunakan dengan maksimal. Tang ampere ini berkaitan dengan hal yang kelistrikan termasuk komponen kelistrikan kendaraan bermotor.
Meskipun disebut dengan tang, digital clamp meter ini bentuknya tidak sama dengan tang pada umumnya. Bagian kepala (head clamp) berbentuk penjepit, sedangkan bagian badan yang biasanya menjadi handle atau pegangan adalah alat ukur yang dilengkapi dengan layar display untuk menampilkan hasil pengukuran.
Fungsi tang ampere yaitu untuk membaca besaran arus atau beban listrik yang terpakai atau mengalir. Untuk lebih jelasnya, berikut ini penjabaran fungsi tang ampere ini.
Fungsi Tang Ampere
Dilansir dari laman Auto2000, ada beberapa fungsi hand tool ini, di antaranya :
Mengukur tegangan listrik
Tang ampere dilengkapi dua buah probe yang berfungsi sebagai penjepit benda kerja. Selain menjadi penjepit, tang ampere juga bisa digunakan untuk mengukur tegangan listrik.
Tang ampere dapat mengukur besaran arus bolak-balik (AC) 1 fasa dan 3 fasa. Untuk besaran 1 fasa, biasanya ada pada rentang angka 220-230 Volt. Sedangkan untuk besaran 3 fasa ada pada rentang angka 380-400 Volt.
Selain bisa mengukur arus bolak-balik, fungsi tang ampere juga mencakup pengukuran arus searah (DC). Tegangan kecil yang dapat diukur tang ampere mulai dari 1,5 Volt hingga maksimal 50 Volt.
Mengukur arus listrik
Selanjutnya yaitu dapat digunakan untuk mengukur arus listrik. Namun, sebagai alat ukur arus listrik, tang ampere hanya dapat membaca arus bolak-balik (AC).
Pengukuran arus listrik dengan ampere dapat mendeteksi besaran arus listrik hingga mencapai ribuan ampere. Biasanya, informasi tersebut akan tercantum pada nameplate tang.
Mengukur hambatan listrik
Selain digunakan untuk mengukur tegangan dan arus listrik, ternyata fungsi tang ampere juga bisa sebagai alat ukur hambatan listrik atau resistensi. Tang ini juga memiliki fungsi yang mirip dengan ohmmeter.
Pengukuran hambatan listrik ini biasanya digunakan untuk mendeteksi titik kabel listrik yang mengalami korsleting. Di samping itu, beberapa model tang ampere keluaran terbaru juga dibekali fitur tambahan yang dapat difungsikan sebagai alat ukur kapasitas, frekuensi, dan suhu.
Bagian-bagian Tang Ampere
Seperti yang dijelaskan di atas jika bentuk tang ampere tidak sama dengan tang pada umumnya. Terdapat beberapa bagian yang memiliki fungsi masing-masing, seperti :
Clamp head
Merupakan bagian kepala dari tang ampere. Bentuknya mirip dengan sebuah penjepit yang melengkung (probe). Selain difungsikan sebagai penjepit, clamp head juga digunakan untuk mengukur besaran arus listrik.
Trigger
Bagian yang digunakan untuk membuka jepitan clamp head.
Data hold
Tombol yang ada di bagian samping bodi tang, berfungsi menampilkan hasil pengukuran.
Range switch
Sebuah tuas yang ada di bagian tengah tang, berfungsi mengatur jenis pengukuran yang akan dilakukan. Cara penggunaannya dengan diputar.
Display
Layar yang ada di bagian bodi tang, berfungsi menampilkan hasil pengukuran.
Com terminal
Lubang yang digunakan untuk menancapkan kabel probe hitam.
Volt terminal
Lubang yang digunakan untuk menancapkan kabel probe merah.
Frequently Asked Question Section
Apa fungsi probe pada tang ampere?

Apa fungsi probe pada tang ampere?
Tang ampere dilengkapi dua buah probe yang berfungsi sebagai penjepit benda kerja. Selain menjadi penjepit, tang ampere juga bisa digunakan untuk mengukur tegangan listrik.
Berapa besar kapasitas ukur tang ampere?

Berapa besar kapasitas ukur tang ampere?
Tang ampere dapat mengukur besaran arus bolak-balik (AC) 1 fasa dan 3 fasa. Untuk besaran 1 fasa, biasanya ada pada rentang angka 220-230 Volt. Sedangkan untuk besaran 3 fasa ada pada rentang angka 380-400 Volt.
Apa itu clamp head pada tang?

Apa itu clamp head pada tang?
Merupakan bagian kepala dari tang ampere. Bentuknya mirip dengan sebuah penjepit yang melengkung (probe). Selain difungsikan sebagai penjepit, clamp head juga digunakan untuk mengukur besaran arus listrik.
(FOV)
