Konten dari Pengguna

Fungsi Thermal Overload Relay pada Sistem Kelistrikan

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Thermal Overload Relay. Foto: monotaro.ID/Tokopedia
zoom-in-whitePerbesar
Thermal Overload Relay. Foto: monotaro.ID/Tokopedia

Apakah Anda sudah tahu fungsi komponen thermal overload relay? Komponen ini biasanya ditemukan pada sistem kelistrikan, termasuk pada kendaraan bermotor.

Dikutip dari jurnal berjudul Thermal Overload Relay sebagai Pengaman Overload pada Miniatur Gardu Induk Berbasis Programmabel Logic Controller karya Hendy Pradika dan Moediyono, thermal relay atau overload relay adalah peralatan switching yang peka terhadap suku dan akan membuka atau menutup kontraktor pada saat suhu yang terjadi melebihi batas yang ditentukan. Thermal relay adalah peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk memutuskan jaringan listrik jika terjadi beban lebih.

Prinsip kerja thermal beban lebih berdasarkan panas (temperatur) yang ditimbulkan oleh arus listrik yang mengalir melalui elemen-elemen pemanas bimetal. Apabila benda terkena arus yang tinggi, maka benda akan memuai sehingga akan melengkung dan memutuskan arus pada beban kelistrikan.

Lantas apa fungsi thermal overload relay ini? Berikut ulasannya untuk Anda

Fungsi Thermal Overload Relay

Ilustrasi sekering mobil. Foto: Pixabay.

Dikutip dari Riverspace.org thermal overload relay ini memiliki fungsi sebagai suatu proteksi dalam sebuah komponen kelistrikan ketika arusnya berlebih. Jika diberi perumpamaannya sendiri seperti sekring pada sebuah instalasi kelistrikan di rumah.

Thermal overload relay ini menggunakan prinsip kerja dari bimetal yang bisa dibilang sangat berguna ketika arus listrik mengalami kenaikan arus secara tiba-tiba. Jadi itulah fungsi thermal overload relay ini.

Prinsip Kerja Thermal Overload Relay

Untuk prinsip kerja thermal overload relay sendiri dikutip dari riverspace.org, jika terjadi suatu peningkatan arus istrik, maka element heater di dalam sebuah TOR akan memanaskan bimetal. Selanjutnya ketika bimetal memuai, akan memutuskan kontaknya maka secara otomatis akan mengubah kontak pada Auxiary.

Auxiary sendiri sebelumnya dihubungkan ke rangkaian kontrol di panel listrik akan memberikan sinyal listrik.

Cara Setting Thermal Overload Relay

Nah untuk Anda yang penasaran dengan bagaimana cara setting thermal overloada relay sangatlah mudah. Yaitu Anda cukup sediakan testpen. Dikutip dari berbagai sumber untuk caranya sendiri di antaranya:

  1. Siapkan testpen atau jika Anda tidak memilikinya bisa menggunakan obeng yang berbentuk (+) berukuran kecil

  2. Selanjutnya buka penutup dari untuk memutar potensio yang berada di thermal overload relay.

  3. Selanjutnya usahakan Anda hitung terlebih dahulu mengenai berapa nilai yang akan disetting pada sebuah komponen kelistrikan Anda.

  4. Jika sudah ada nilai yang akan disetting, arahkan Jarum potensio dengan testpen atau obeng (+) ke nilai sesuai perhitungan tadi.

  5. Jika sudah pas, tutup kembali, untuk melindungi potensio setting orang lain untuk mengubah.

  6. Dan setelah itu thermal overload relay siap digunakan.

Itulah fungsi thermal overload relay pada sebuah komponen kelistrikan. Bagaimana, memang memiliki peran penting bukan pada sebuah komponen kelistrikan?

(HDZ)