Konten dari Pengguna

Ganti Rantai Keteng Satria FU Agar Tidak Berisik, Begini Caranya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suzuki Satria FU (Foto: Suzuki)
zoom-in-whitePerbesar
Suzuki Satria FU (Foto: Suzuki)

Beberapa pengguna Satria FU mengeluhkan masalah pada motor yakni rantai ketengnya yang berbunyi kasar. Tentu hal ini harus cepat diperbaiki dengan cara ganti rantai keteng.

Suara kasar tersebut selain berisik, juga membuat tidak nyaman saat motor dikendarai. Penyebabnya bermacam-macam, bisa dari oli mesin yang kurang atau rantai timming yang mulur.

Timming chain atau lebih populer disebut dengan rantai keteng ialah sebuah tali baja yang menghubungkan poros engkol dengan noken as atau camshaft. Lalu apa fungsinya?

Seperti diketahui, mesin motor 4 tak harus dilengkapi dengan mekanisme katup. Mekanisme ini digerakkan oleh tenaga mesin itu sendiri dari poros engkol dan rantai inilah yang akan menghubungkan putaran engkol mesin dengan noken as selaku penekan katup.

Meski berbahan baja, rantai ini bisa mulur. Sebab, logam merupakan material yang bisa mengalami pemuaian jika terkena panas secara terus menerus. Hal inilah yang menyebabkan rantai timming Suzuki Satria menjadi molor.

Apalagi mesin Fu ini sudah mengusung dual overhead camshaft “DOHC” yang sehingga gaya yang diterima rantai lebih berat karena harus memutar dua poros sekaligus. Hal inilah yang dapat membuat rantai mesin Satria lebih cepat molor dan keluar suara berisik.

Cara Ganti Rantai Keteng Mesin Satria FU

Dikutip dari berbagai sumber, melakukan penggantian rantai keteng merupakan pekerjaan yang lumayan berat karena berurusan dengan top mesin. Sebab, jika tidak tepat maka mesin bisa tidak hidup kembali.

Untuk itu, pastikan Anda mengikuti langkah-langkah di bawah ini untuk melepas dan memasang rantai timming Satria.

Langkah Pelepasan

  • Hal yang pertama kuras oli mesin. Bila akan dipakai kembali maka tampung dengan menggunakan wadah yang bersih.

  • Lepas area penutup cover atas head silinder menggunakan kunci bintang.

  • Lepas pula penutup poros magnetic di area bawah untuk memutar poros engkol.

  • Posisikan piston pada posisi Top, posisi Top ialah keadaan di mana piston berada pada sudut 0 derajat TMA saat akhir langkah kompresi, pada kondisi ini keempat katup mesin dalam posisi terbebas.

  • Untuk memposisikan Top, kalian bisa melihat tanda yang ada pada magnetic dan tanda panah pada kedua gear camshaft, pastikan menunjukkan arah ke atas dalam posisi katup tidak tertekan.

  • Sebenarnya langkah memposisikan piston ini tidak diperlukan saat awal, namun ini untuk jaga-jaga agar antara crankshaft dan camshaft berada pada langkah yang tepat.

  • Selanjutnya, lepas bagian poros nok. Pertama, lepaskan braket pengikat poros nok untuk melepasnya.

  • Jangan lupa untuk mengendorkan tensioner di bagian samping mesin agar poros nok dapat diambil.

  • Setelah poros nok terlepas maka lepas bagian cover samping bawah mesin, cover ini merupakan cover altenator pada mesin satria Fu.

  • Setelah terlepas maka kalian akan melihat magnetic rotor sebagai penghasil tegangan listrik, lokasi timming ada dibalik magnetik ini. Sehingga kalian perlu melepas magnetik menggunakan traker, pastikan saat melepas baut magnet, posisi piston tidak berputar.

  • Setelah terlepas kalian akan melihat roda gigi crankshaft, sebelum mengangkat timming chain, mungkin ada roda gigi starter yang mengganggu kalian bisa menariknya untuk melepaskan.

  • Saat ini kondisi di area roda gigi sudah lengang kalian bisa langsung melepasnya dari arah atas.

Langkah Pemasangan

Adapun langkah pemasangan di antaranya:

  • Masukan rantai timming baru dari arah atas mesin.

  • Kaitkan rantai dengan roda gigi crankshaft.

  • Setelah itu, pasang kembali gear starter dan magnetic rotor, jangan lupa kencangkan murnya.

  • Selesai bagian bawah, kalian langsung memasang rangkaian poros nok di head cylinder.

  • Pasang sesuai dengan posisi top sebelumnya, di mana tanda panah menunjukkan ke arah atas.

  • Kaitkan rantai dengan roda gigi camshaft

  • Posisikan crankshaft dan camshaft pada posisi Top, dengan melihat panah pada kedua gear camshaft. Panah pada noken buang menunjuk ke atas “2”, sementara noken hisap yang berada dibelakang “panah3” juga harus menunjuk ke atas.

  • Untuk posisi top cranshaft bisa kalian lihat pada magnet yang memiliki arah panah yang juga menunjuk sejajar ke atas.

  • Setelah yakin bahwa posisi piston sudah benar lanjut pasang pengikat poros nok.

  • Pasang dan kencangkan tensioner rantai agar rantai bisa lebih tegang.

  • Terakhir pasang seluruh cover mesin yang dilepas tadi.

Itulah beberapa cara untuk mengganti rantai keteng Satria FU agar tidak bunyi kasar.

(HDZ)