Konten dari Pengguna

Jenis Lampu Belakang Mobil, Ini Macam-macamnya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi lampu mobil Foto: ThoughtCo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lampu mobil Foto: ThoughtCo

Kehadiran lampu mobil sangat dibutuhkan ketika mobil digunakan di jalan raya. Apalagi ketika malam hari, lampu dapat menerangi jalan agar pandangan bisa terlihat jelas.

Namun, selain menjadi penerangan, lampu mobil saat ini bisa dipakai sebagai aksesoris yang mempercantik penampilan mobil. Ada banyak jenis lampu mobil yang bisa dijadikan pilihan, baik untuk fungsi utama sebagai penerang ataupun digunakan untuk aksesoris tambahan.

Beragam Jenis Lampu Mobil

Jenis lampu mobil ini dibedakan berdasarkan bahan dan juga tingkat intensitas cahayanya. Dikutip dari laman resmi Suzuki Indonesia, berbagai varian lampu mobil di antaranya adalah:

  • Halogen

Jenis lampu halogen ini merupakan jenis lampu yang paling banyak digunakan pada mobil. Biasanya lampu halogen ini dipasang pada penerang utama (headlamp), yaitu pada bagian depan mobil. Kekuatan yang dihasilkan oleh lampu halogen ini berkisar antara 35-55 watt.

Lampu halogen memiliki cara kerja dengan mengoperasikan filamen pada suhu tinggi. Karena lampu halogen ini menggunakan filamen seperti lampu pijar pada umumnya, dalam pengoperasian filamen ini dapat menghasilkan cahaya atau pijar yang lebih terang.

  • HID (High Intensity Discharge)

Berbeda dengan lampu halogen, lampu HID dibuat tanpa menggunakan filamen. Cahaya yang ada dihasilkan dari pengapian gas Xenon yang berada di dalam tabung. Meskipun tanpa filamen, cahaya yang dihasilkan lebih terang dibandingkan dengan lampu halogen.

Di samping itu, cahaya yang dihasilkan juga lebih tahan lama, meskipun tanpa membutuhkan daya yang tinggi. Tetapi sayangnya, penggantian lampu jenis ini membutuhkan arus listrik yang berbeda, sehingga prosesnya agak rumit karena harus menggunakan ballast untuk menyeimbangkannya.

  • LED (High Emitting Diodes)

Lampu LED sudah lama dikenal sebagai lampu penerang dalam ruangan. Pada kendaraan bermotor, lampu jenis ini biasa digunakan untuk rem dan juga pada pelat motor. Tetapi sekarang ini, lampu LED juga sering digunakan sebagai lampu utama pada kendaraan bermotor.

Lampu LED mobil ini memiliki beberapa keunggulan, di antaranya, dengan daya yang lebih kecil, intensitas cahaya yang dihasilkan jauh lebih terang dan kuat, dibandingkan dengan lampu HID. Lampu ini juga mempunyai ketahanan yang lebih baik, sehingga cenderung tahan lama.

Alasan lampu ini banyak digunakan, karena dalam pemasangannya tidak ribet, tidak membutuhkan ballast pada pemasangannya. Namun demikian, untuk pemasangannya membutuhkan penambahan relay dan conversion kit yang biasanya sudah merupakan satu paket dalam pembelian lampu LED.

Lampu belakang All New Honda BR-V. Foto: dok. Honda Prospect Motor

Lampu LED sendiri dibagi menjadi beberapa macam, di antaranya adalah :

  1. LED Limited, biasa digunakan sebagai lampu utama karena memiliki daya yang tinggi.

  2. LED Cree, merupakan lampu tambahan yang biasa digunakan pada rem dan juga sebagai sein.

  3. LED COB (chip and board), lampu ini merupakan susunan deretan chips dalam satu papan, dan biasa digunakan sebagai lampu kabin platform.

Jenis Lampu Belakang Mobil

Dari sekian lampu yang terdapat dalam mobil, lampu belakang turut menghiasi penampilan mobil dan menjadi alat keselamatan juga yang sangat penting. Dikutip dari situs jual beli Bukalapak, berikut ini jenis-jenis lampu belakang mobil.

1. Lampu mundur

Lampu yang satu ini ada di bagian belakang kendaraan dan otomatis akan menyala dengan mengeluarkan sinar berwarna putih ketika mobil dijalankan mundur. Sehingga dapat digunakan untuk memberi isyarat pada orang yang berkendara di belakang Anda agar ikut mundur juga dan memberikan jalan.

2. Lampu rem

Lampu rem ini dikenal juga dengan nama stop lamp dan brake lamp. Di mana memang ada dua bagian, di antaranya dipakai untuk memberikan isyarat kepada pengemudi yang ada di belakang Anda bahwa tengah menurunkan kecepatan kendaraan, sehingga mereka juga dapat ikut menurunkan kecepatan. Umumnya akan mengeluarkan warna merah terang sehingga mudah untuk dikenali.

3. Lampu hazard

Dikenal juga sebagai lampu peringatan bahaya, seperti di antaranya adalah ketika mobil Anda berhenti mendadak atau mogok di tengah jalan. Biasanya lampu yang satu ini akan mengeluarkan warna kuning terang yang ada di 4 sudut, dua di bagian depan sedangkan dua di antaranya ada di bagian belakang kendaraan.

4. Lampu sein

Lampu sein atau yang digunakan untuk berbelok, fungsinya untuk memberikan tanda pada pengguna jalan yang lain, bahwa kendaraan tersebut akan berbelok, sesuai dengan arak yang ditunjukkan oleh lampu tersebut, entah itu ke bagian kanan atau kiri, sehingga jangan sampai salah di dalam menekan tombolnya.

(FOV)