Konten dari Pengguna

Kelebihan dan Kekurangan Mobil Diesel, Calon Pembeli Harus Tahu

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peluncuran Toyota Fortuner dan Innova facelift 2020. Foto: dok. TAM
zoom-in-whitePerbesar
Peluncuran Toyota Fortuner dan Innova facelift 2020. Foto: dok. TAM

Mobil diesel yang masih dijual di Indonesia kini sudah tidak banyak lagi. Meski begitu, mobil diesel hingga kini masih menjadi pilihan populer masyarakat Indonesia.

Alasannya karena mobil dengan mesin diesel menawarkan berbagai keunggulan yang signifikan. Meski begitu, tidak menutup juga bahwa terdapat kekurangan pada mobil jenis ini.

Di bawah ini, Info Otomotif akan membahas secara rinci kelebihan dan kekurangan mobil diesel yang bisa calon pembeli jadikan sebagai gambaran.

Kelebihan Mobil Diesel

Mitsubishi Pajero Sport Facelift 2021. Foto: dok. MMKSI

Dikutip dari buku Dasar-Dasar Teknik Mobil Edisi Revisi karangan Daryanto dan Adi Tri Tyassmadi, berikut kelebihan mobil diesel.

1. Efisiensi Bahan Bakar

Salah satu kelebihan utama mobil diesel adalah efisiensi bahan bakarnya. Mesin diesel biasanya lebih hemat bahan bakar dibanding mesin bensin. Ini karena mesin diesel memiliki tingkat kompresi yang lebih tinggi, sehingga memungkinkan pembakaran bahan bakar lebih efisien.

2. Torsi Lebih Besar

Mobil diesel dikenal memiliki torsi yang lebih besar dibanding mobil bensin. Torsi yang besar membuat mobil diesel lebih kuat saat menarik beban berat atau saat digunakan di medan yang sulit. Inilah sebabnya kendaraan komersial, seperti truk dan bus, menggunakan mesin diesel.

3. Daya Tahan yang Tinggi

Mesin diesel biasanya lebih tahan lama dibanding mesin bensin. Komponen mesin diesel dirancang untuk menahan tekanan dan suhu tinggi, sehingga mesin ini cenderung memiliki umur pakai yang lebih panjang. Ini menjadikan mobil diesel sebagai investasi jangka panjang yang baik.

4. Emisi CO2 Lebih Rendah

Meski mobil diesel menghasilkan emisi NOx dan partikel yang lebih tinggi, mobil jenis ini disebut menghasilkan emisi CO2 yang lebih rendah per kilometer dibanding mobil bensin. Ini berarti mobil diesel dapat disebut berkontribusi lebih rendah terhadap efek rumah kaca.

Baca Juga: Mobil Diesel Murah, Ini 5 Rekomendasinya

Kekurangan Mobil Diesel

Toyota Fortuner 2.8 GR Sport. Foto: Gesit Prayogi/kumparanOTO

Di balik kelebihan yang ditawarkan, mobil diesel juga memiliki sejumlah kekurangan. Berikut kekurangan mobil diesel yang dirangkum dari situs Worldwide Power Products.

1. Biaya Awal yang Tinggi

Mobil diesel umumnya memiliki harga beli yang lebih tinggi dibanding mobil bensin. Biaya tambahan ini berasal dari desain mesin yang lebih kompleks dan penggunaan bahan yang lebih tahan lama. Namun, biaya ini dapat diimbangi dengan penghematan bahan bakar jangka panjang.

2. Perawatan yang Lebih Mahal

Meskipun mesin diesel lebih tahan lama, biaya perawatan dan perbaikan bisa lebih tinggi. Komponen mesin diesel lebih mahal, dan perawatannya memerlukan keahlian khusus.

Selain itu, mobil diesel memerlukan perawatan rutin seperti penggantian filter bahan bakar dan perawatan sistem injeksi bahan bakar yang lebih sering.

3. Emisi NOx dan Partikel

Salah satu kelemahan utama mobil diesel adalah emisi NOx dan partikel yang lebih tinggi. Emisi ini dapat menyebabkan polusi udara dan masalah kesehatan.

Sejumlah negara telah memperketat regulasi emisi untuk mobil diesel dan beberapa kota besar bahkan melarang mobil diesel beroperasi di pusat kota untuk mengurangi polusi udara.

4. Kebisingan dan Getaran

Mesin diesel cenderung lebih bising dan bergetar dibanding mesin bensin. Meski teknologi modern telah banyak mengurangi kebisingan dan getaran ini, itu masih bisa menjadi faktor yang mengganggu bagi beberapa pengemudi.

(NDA)