Kendaraan untuk Membajak Sawah, Perawatan dan Cara Perbaikannya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anda selalu bertanya ketika melihat kendaraan untuk membajak sawah ini apakah sama seperti kendaraan lainnya, baik dari segi perawatan dan pemeliharaannya? Seperti yang kita tahu, kendaraan yang dinamakan traktor ini adalah alat untuk membajak sawah agar tanah bagian dalam yang subur bisa muncul di permukaan. Bajak biasanya ditarik oleh seekor sapi.
Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi, ada yang dinamakan mesin traktor atau kendaraan untuk membajak sawah. Jadi, traktor ini sama seperti kendaraan lainnya itu memerlukan perawatan rutin juga. Lantas seperti apa sih perawatan kendaraan ini?
Perawatan dan Cara Perbaikan Traktor Kendaraan untuk Membajak Sawah
Perawatan atau pemeliharaan (maintenance) adalah sebuah pekerjaan yang dilakukan secara berurutan untuk menjaga atau memperbaiki fasilitas yang ada sehingga sesuai dengan standar (sesuai dengan standar fungsional dan kualitas). (M.S Sehwarat dan J.S Narang, 2001).
Untuk itu, perawatan bertujuan untuk menjaga, memelihara alat produksi, dan untuk menjaga optimalisasi kegunaannya. Selain itu, perawatan juga berfungsi untuk menciptakan kondisi kerja sebaik mungkin, sekaligus dapat mempertahankan kondisi sarana prasarana agar pelaksanaan kegiatan produksi dapat berjalan dengan lancar dan baik.
Dikutip dari Jurnal berjudul Mengembangkan Kebiasaan Perawatan dan Perbaikan Alat Mesin Pertanian (Traktor) oleh Toni Saifudin Zuhri, ST, MTD, perawatan alat mesin pertanian sebagai sarana dan prasarana produksi pertanian tentunya termasuk salah satu bagian di dalamnya. Untuk kegiatan perawatan secara umum dapat dibedakan menjadi beberapa hal, sebagai berikut:
1. Perawatan rutin
Perawatan rutin ialah perawatan atau kegiatan yang harus dilakukan setiap hari dan sifatnya terus menerus dan sistematis.
2. Perawatan periodik
Perawatan periodik ialah perawatan yang dilakukan pada jarak waktu tertentu dan harus dilakukan rutin dan sistematis pula.
3. Perawatan berencana
Perawatan berencana ialah tindakan perawatan yang dilakukan atas dasar perencanaan sebelumnya sehingga segala sesuatu berjalan lancar dalam waktu singkat.
4. Perawatan pencegahan
Perawatan pencegahan ialah pekerjaan yang dilakukan sebelum fasilitas mengalami kerusakan, jadi tindakan/pekerjaan perawatan ini telah direncanakan sebelumnya.
5. Tindakan perbaikan
Tindakan perbaikan ialah perbaikan setelah mesin mengalami kerusakan, karena alat-alat yang di pakai dalam perbaikan ini telah siap sebelumnya maka kegiatan tersebut termasuk kategori perawatan.
6. Overhaul
Overhaul ialah perbaikan besar dalam rangka mengembalikan kondisi standard suatu mesin yang tingkat kerusakannya telah total.
Sebagai contoh adalah perawatan Traktor Roda 4 yang merupakan pekerjaan untuk menjaga agar umur traktor agar dapat dipertahankan selama mungkin.
Perawatan pada traktor roda empat dapat dilakukan secara harian maupun berkala dalam kurun waktu tertentu. Contoh sederhana perawatan traktor roda empat tersebut sebagai berikut :
a. Melakukan perawatan harian
Perawatan harian dilakukan apabila ditemukan ada hal-hal yang perlu diperbaiki pada traktor setelah dilakukan pemeriksaan sebelum traktor dioperasikan. Pekerjaan perawatan harian tersebut antara lain:
Menambah bahan bakar sampai batas maksimum.
Menambah air radiator apabila kurang
Menambah atau mengurangi tekanan ban apabila tidak sesuai standar yang dianjurkan.
Menambah oli pelumas Engine dan transmisi, apabila levelnya di bawah standar.
Membersihkan mangkuk bahan bakar dan membuang endapan air, apabila kotor dan ada endapan air
Menambah air accu/batere sampai batas maksimum, apabila sudah mendekati batas minimum
b. Melakukan perawatan berkala
Perawatan berkala dilakukan rutin setiap jangka waktu tertentu. Perawatan berkala dilakukan tanpa melihat ada atau tidaknya kejanggalan yang terjadi pada traktor. Biasanya setiap traktor mempunyai aturan tersendiri. Secara umum perawatan berkala dapat diuraikan sebagai berikut:
Perawatan berkala 50 jam
Perawatan berkala 100 jam
Perawatan berkala 200 jam
Perawatan berkala 300 jam
Perawatan berkala 2 tahun
(HDZ)
