Konten dari Pengguna

Lampu Indikator Bensin Menyala, Kenali 5 Penyebabnya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indikator bensin mobil. Foto: dok. Driving
zoom-in-whitePerbesar
Indikator bensin mobil. Foto: dok. Driving

Beberapa pemilik kendaraan bermotor beroda empat pasti pernah mengalami kejadian lampu indikator bensin menyala. Padahal mungkin pada saat yang bersamaan sudah melakukan pengisian bensin

Biasanya, lampu indikator bensin menyala karena ada sejumlah masalah pada komponen terkait. Check engine light termasuk lampu indikator bensin menjadi isyarat bahwa ada kendala yang terjadi pada kendaraan, baik mobil ataupun motor.

Lantas apa saja sih penyebab lampu indikator bensin menyala terus?Yuk, simak ulasan berikut.

5 Penyebab Lampu Indikator Bensin Menyala

Tangki bensin Foto: Citra Pulandi Utomo/kumparanOTO

Dikutip dari laman jual beli mobil Caroline, setidaknya ada 5 alasan mengapa lampu indikator menyala terus.

1. Bahan bakar akan habis

Yang pertama yang mungkin pasti semua orang sudah mengetahuinya. Ya, BBM yang ada pada kendaraan akan habis.

Lalu mengapa kendaraan masih bisa berjalan? Hal ini karena dalam sebuah mesin kendaraan terdapat tangki cadangan yang berfungsi sebagai penyimpan cadangan ketika bensin di tangki utama sudah habis. Untuk itu Anda segera untuk langsung mengisi bensin.

2. Penutup tangki bahan bakar kurang rapat

Yang kedua, bisa saja penutup tangki bahan bakat belum tertutup rapat. Hal ini bisa terjadi ketika sudah mengisi bensin di SPBU.

Memang terkesan sepele, namun tangki yang terbuka bisa menyebabkan kebocoran bahan bakar. Nah, coba untuk cek tangki bahan bakar pada mobil atau motor Anda, dan cek apakah sudah tertutup atau belum.

3. Busi mobil yang bermasalah

Yang ketiga, bisa terjadi pada busi mobil. Hal ini bisa diakibatkan oleh goncangan ketika sedang melewati polisi tidur misalnya. Atau bisa juga busi mobil Anda sudah berumur. Untuk mengatasinya, Anda cukup mengganti busi mobil Anda jika jarak tempuhnya sudah sekitar 40.000-60.000 km.

4. Masalah pada sensor oksigen

Yang keempat, sensor oksigen ini memiliki peran sebagai memonitor oksigen yang tidak terbakar pada knalpot. komponen ini lah yang membuat kita tahu berapa tingkat atau jumlah bahan bakar yang terbakar. Jika sensor oksigen ini bermasalah, bisa berpengaruh pada indikator bensin. Jika hal ini terjadi pad mobil Anda, Anda cukup mengganti sensor oksigen ini.

5. Catalytic convertor

Dan yang terakhir bisa terjadi karena catalytic convertor pada mobil Anda mengalami kerusakan. Catalytic convertor sendiri adalah komponen yang memiliki peran mengubah karbon monoksida dan zat-zat berbahaya lainnya menjadi senyawa yang tidak membahayakan.

Jika komponen ini rusak maka konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Dan juga mobil tidak akan secepat biasanya. Jika dirasa ini penyebabnya, segeralah datang ke bengkel langganan Anda.

Itulah informasi 5 penyebab lampu indikator bensin menyala. Untuk lebih jelasnya Anda bisa mendatangi bengkel kesayangan Anda agar lebih tahu apa kerusakan yang sebenarnya. Semoga bermanfaat.

(HDZ)