Konten dari Pengguna

Mengenal Lebih Dekat Rangkaian Kelistrikan Mobil

Infootomotif

Infootomotif

ยทwaktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

rangkaian kelistrikan mobil (Foto: Daihatsu.co.id)
zoom-in-whitePerbesar
rangkaian kelistrikan mobil (Foto: Daihatsu.co.id)

Rangkaian kelistrikan mobil adalah salah satu bagian penting pada mobil. Jika sistem ini tidak bekerja, maka membuat komponen lainnya pada mobil juga tidak bekerja dengan maksimal.

Rangkaian kelistrikan pada mobil terdiri dari aki, starter, dan altenator. Rangkaian kelistrikan mobil di sini terdiri dari aki, starter, dan altenator.

Fungsi dari aki di sini adalah memberikan tenaga ke starter. Kemudian, alternator memberi baterai sebuah energi yang dibutuhkan untuk menyalakan mobil Anda.

Jika salah satu dari bagian ini tidak berfungsi dengan baik, mobil Anda tidak akan hidup atau berjalan dengan benar.

Bagian Penting Kelistrikan Mobil

Dikutip dari firestonecompleteautocare.com berikut beberapa bagian dari sistem kelistrikan mobil.

1. Aki

Pertama, bagian aki. Komponen ini perannya sama seperti aki pada kendaraan bermotor lainnya. Antara lain adalah untuk menyediakan seluruh arus listrik mobil.

Ini termasuk arus ke sistem pengapian dan bahan bakar, yang bertanggung jawab untuk menciptakan pembakaran yang diperlukan agar mesin Anda berfungsi.

Hal penting yang perlu diingat bahwa aki ini bisa mengalami kekeringan dan air aki mudah cepat abis dan bahkan mudah soak. Maka dari itu kita harus menggantinya dengan distilled water dengan yang baru

2. Starter

Ketika aki adalah memasok daya untuk menghidupkan mobil, maka arus listrik akan dialirkan saat akan starter mobil.

Baterai memasok sejumlah daya motor starter. Kemudian, dilanjutkan dengan memutar crankshaft, yang memutar poros engkol dan memulai pergerakan piston mesin.

Proses rumit ini adalah mengapa kunci untuk memastikan starter berfungsi.

Sistem starter tak akan berjalan tanpa kehadiran sejumlah komponen di dalamnya. Semisal kunci kontak, baterai, motor starter, sirkuit, serta relay.

3. Alternator

Selanjutnya adalah fungsi dari alternator. Bagian komponen ini bekerja saat mesin mobil hidup. Alternator membuat baterai tetap terisi dan sistem kelistrikan tetap berjalan.

Mobil Anda dapat berjalan dengan alternator yang rusak, namun tidak akan dapat berjalan untuk waktu yang lama.

Jika alternator perlu diganti, sistem kelistrikan kendaraan Anda akan bekerja tidak menentu, baterainya akan habis, dan akhirnya mesin Anda akan kehilangan tenaga.

Sistem kelistrikan mobil sangat penting untuk mendapatkan perawatan, atau jangan dibiarkan rusak. Jika tidak mendapatkan perawatan rutin atau dibiarkan rusak, bisa memicu kerusakan komponen yang terkait dengan kelistrikan mobil lainnya.

Itulah tiga sistem kelistrikan pada mobil. Semoga bermanfaat!

(HDZ)