Konten dari Pengguna

Oli Transmisi Manual dan Perbedaannya dengan Oli Gardan

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ganti oli mobil Foto: dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ganti oli mobil Foto: dok. Istimewa

Oli pada kendaraan bukan hanya ada satu macam. Nyatanya pada suatu kendaraan memiliki jenis oli yang berbeda.

Untuk oli yang berfungsi melindungi mesin pada kendaraan disebut oli gardan. Jenis oli inilah yang tidak asing didengar. Namun, ada jenis lain yang digunakan, yakni oli transmisi manual. Lantas apa sebenarnya oli transmisi manual ini?

Pengertian Oli Transmisi Manual

Dikutip dari situs resmi daihatsu.co.id, oli transmisi merupakan pelumas yang dipakai untuk melindungi komponen sistem transmisi.

Oli jenis ini terbagi menjadi dua, yaitu oli transmisi untuk mobil otomatis dan manual. Oli transmisi bekerja dengan melumasi gear percepatan, synchromesh, dan berbagai komponen lain untuk mencegah keausan pada setiap komponen.

Ilustrasi mekanik sedang melihat keadaan mesin mobil Foto: Istimewa

Perbedaan Oli Transmisi dan Oli Gardan

Setelah mengetahui secara singkat mengenai oli transmisi dan oli gardan, berikut beberapa perbedaan pada kedua oli tersebut, apa sajakah itu?

1. Cara kerja oli transmisi dan oli gardan

Fungsi oli transmisi dan oli gardan sebenarnya sama yaitu sebagai pelumas, namun yang membuatnya beda adalah komponen yang dilumasi dan cara kerjanya.

Oli transmisi melumasi komponen sistem transmisi. Cara kerjanya mengubah perbandingan gear ratio atau kecepatan. Seperti kita tahu, pada sistem ini banyak komponen yang bergesekan, sehingga pelumasan perlu berfungsi baik agar tidak mempengaruhi performa mobil.

Sementara itu, oli gardan berfungsi untuk menyalurkan putaran roda melalui poros axle dan mengatur kecepatan roda saat berbelok, serta menjaga stabilitas kendaraan saat melaju.

2. Takaran oli

Kapasitas oli transmisi biasanya menggunakan rasio 1 sampai 1,2 liter oli. Sementara itu, oli gardan butuh 2 liter. Namun kapasitas ini tergantung jenis dan tipe mobil, ada yang butuh lebih banyak atau bahkan cuma sedikit.

3. Penggantian oli transmisi dan oli gardan

Rata-rata penggantian oli gardan harus dilakukan setiap kelipatan 40.000 km, begitu pula oli transmisi manual yang diganti setiap kelipatan 40.000 km. Untuk mobil matik, penggantian oli transmisi bisa lebih panjang, yakni setiap 80.000 kilometer sekali.

4. Spesifikasi oli

Pada mobil penggerak belakang atau FR, oli yang digunakan biasanya adalah oli transmisi SAE 40 atau 90. Sementara itu, oli gardan pada umumnya menggunakan jenis SAE 90 sampai 140 dengan API GL 5.

Pada transmisi otomatis, mobil menggunakan oli ATF atau automatic transmission fluid. Jenis oli ini khusus dirancang untuk sistem transmisi otomatis dan tidak bisa diganti dengan jenis oli lain, apalagi oli gardan.

Itulah pengertian oli transmisi manual dan perbedaannya dengan oli gardan. Semoga menambah ilmu pengetahuan Anda terkait hal otomotif. Semoga bermanfaat.

(HDZ)