Konten dari Pengguna

Onderdil Nama-nama Sparepart Motor yang Wajib Kamu Tahu

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suzuki jamin ketersediaan onderdil selama pandemi virus corona. Foto: dok. Suzuki Indomobil Sales (SIS)
zoom-in-whitePerbesar
Suzuki jamin ketersediaan onderdil selama pandemi virus corona. Foto: dok. Suzuki Indomobil Sales (SIS)

Onderdil atau sparepart merupakan segala komponen yang merangkai kendaraan bermotor. Tanpa adanya sparepart, kendaraan tidak bisa berfungsi dengan utuh dan sempurna.

Sebagai pemilik motor, Anda harus tahu mengenai nama-nama sparepart motor agar saat penggantian sparepart Anda mengerti sebutannya. Apalagi, setiap sparepart kendaraan memiliki usia atau jangka waktu yang harus diganti. Hal ini karena pemakaian kendaraan lama-kelamaan akan usang atau dimakan usia.

Beberapa sparepart motor yang mungkin Anda kenal di antaranya oli, kampas rem, ban, dan masih banyak lagi. Segala bentuk sparepart pasti sangat penting kegunaannya, karena memiliki tugas dan peran masing-masing.

Onderdil Nama-nama Sparepart Motor

Dilansir dari kumparanOTO, berikut ini beberapa daftar onderdil nama-nama sparepart motor.

  • Aki Motor : Penyalur daya motor agar mesin dapat menyala

  • Baterai Motor : Pemasok daya saat menghidupkan mesin motor dan catu daya cadangan, aksesoris listrik

  • Ban : Menjadi titik tumpu sepeda motor dan membantu motor agar berjalan

  • Kampas dan Tali Rem : Mengontrol kecepatan motor saat melaju dan menghentikannya

  • Rantai : Membantu roda agar dapat berputar, penerus energi gerak dari mesin motor

  • Busi : Pemantik bahan bakar agar motor dapat berjalan

  • Tali Gas : Mengatur kinerja mesin motor

  • Karburator : Mencampur bahan bakar dengan udara

  • Oli Motor : Pelumas mesin agar dapat bekerja dengan lebih ringan dan gesit

  • Lampu : Memberi tanda kepada pengendara lain dan menerangi jalan yang akan dilewati

  • Kepala Silinder : Menutup lubang silinder yang terdapat pada blok silinder

  • Blok Silinder : Tempat bergeraknya piston mesin

  • Bak Engkol Mesin (Crankcase) : Tempat bagi kopling mesin, generator atau alternator, pompa oli, gigi transmisi, penampung oli dan poros engkol

  • Piston : Memindahkan tenaga mesin yang diperoleh dari hasil pembakaran bahan bakar ke poros engkol melalui cincin piston

  • Cincin Piston : Mencegah kebocoran gas ketika mengalami proses kompresi, meminimalkan masuknya oli di ruang bakar mesin, dan memindahkan panas dari piston ke dinding silinder

  • Piston Pin : Penghubung piston dengan connecting rod yang melewati lubang bushing

  • Poros Engkol (Crank Shaft) : Mengubah gerak naik turun piston menjadi gerak berputar hingga menggerakkan roda sepeda motor

  • Laher (Bearing Kruk As) : Komponen yang mencegah keausan yang mungkin dapat terjadi di silinder liner dan meminimalkan gesekan pada poros engkol

  • Roda Gila (Fly Wheel) : Menyimpan tenaga putar yang berasal dari langkah usaha agar proses engkol dapat terus terjadi sesuai dengan langkah lainnya.

  • Karter (Oil Pan) : Menampung oli pelumas

  • Katup (Valve) : Menutup atau membuka saluran masuk dan keluar

  • Pegas Katup (Valve Spring) : Mengembalikan katup sesuai dengan posisinya semula dan memberikan tekanan pada katub agar dapat tertutup rapat

  • Tuas Katup (Rocker Arm) : Memberikan tekanan terhadap katup agar dapat terbuka

  • Batang Pendorong (Push Rod) : Meneruskan pergerakan perangkat katup ke tuas katup

  • Pengangkat katup (Valve Lifter) : Memindahkan gerakan tuas katup melalui batang pendorong

  • Bantalan Luncur Aksial : Menahan poros engkol agar tidak mengalami pergeseran

  • Timming Chain : Menghubungkan poros engkol dengan poros lainnya

  • Dudukan Katup : Menjadi tempat dudukan katup saat menutup

(FOV)