Konten dari Pengguna

Pada Masa Lalu Alat Transportasi Laut Masih Memanfaatkan Tenaga Angin

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada masa lalu alat transportasi laut masih memanfaatkan tenaga. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Pada masa lalu alat transportasi laut masih memanfaatkan tenaga. Foto: Pixabay

Pada masa lalu alat transportasi laut masih memanfaatkan tenaga angin dengan menggunakan layar sebagai medianya. Transportasi laut ini biasa disebut dengan kapal layar. Berikut informasi seputar kapal layar yang perlu diketahui.

Dikutip dari laman Suzuki, kapal layar adalah jenis kapal yang memanfaatkan tenaga angin melalui layar sebagai tenaga penggeraknya. Kapal jenis ini merupakan awalan bagaimana para pendahulu bisa bepergian jauh sampai membuat rute perdagangan yang sampai saat ini masih digunakan.

Kapal layar memiliki konstruksi dari kayu dan cukup bertahan lama sebagai penunjang aktivitas sipil maupun militer. Kemudian konstruksi tersebut disematkan sebuah layar sebagai media penggerak yang memanfaatkan tenaga angin.

Apabila kecepatan kapal dayung ditentukan dari jumlah orang yang mengayuh kapalnya, kecepatan pada kapal layar ditentukan dari berapa banyak layar yang disematkan pada kapal, tentunya dengan bantuan angin. Tidak hanya itu, sang pemegang kemudi kapal juga harus berpengalaman untuk bisa membaca arah angin.

Seiring berjalannya waktu, kapal layar menjadi jenis kapal utama yang kerap digunakan oleh seluruh pelaut guna melakukan ekspedisi, mulai dari kapal Mesir Kuno, Kapal India, Kapal Romawi, dan bahkan kapal borobudur.

Meskipun adanya revolusi industri di Inggris (penemuan mesin uap dan kapal besi/baja) pada abad ke-18 yang sangat berpengaruh terhadap eksistensi kapal jenis ini, kapal layar masih sering terlihat digunakan sampai saat ini, termasuk Indonesia.

Jenis-jenis Kapal Layar

Pada masa lalu alat transportasi laut masih memanfaatkan tenaga. Foto: Pixabay

Dikutip dari laman pannmaritim, kapal layar saat ini sudah dilengkapi dengan mesin tempel guna mengantisipasi apabila tidak adanya angin pada daerah tertentu. Adapun jenisnya sudah terbagi menjadi tiga bagian, dari tenaga penggerak, bentuk layar, dan tipe kapal, berikut informasinya:

Kapal Layar (Tenaga Penggerak)

  • Kapal layar dengan pendayung

  • Kapal layar tanpa pendayung

Kapal layar (Bentuk Layar)

  • Kapal layar segitiga

  • Kapal layar bidang empat

  • Kapal layar lipat

Kapal Layar (Tipe Kapal)

  • Kapal layar bercadik

  • Kapal Clipper

  • Kapal Galleron

  • Kapal Dromon

  • Kapal Jung

  • Kapal Cog

  • Kapal Caravel

  • Kapal Carrack

  • Longship

  • Kapal Pinisi

  • Kapal Galleas

Di Indonesia, masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui apa saja kapal layar tradisional yang bersejarah bagi negaranya. Kapal layar ini meliputi pencalang, jukung, pinsi, sandek, kora-kora, dan pledang.

Demikian informasi seputar transportasi laut masa lalu yang menggunakan tenaga angin. Bagaimana menurut Anda, dari daftar tipe kapal yang sudah disebutkan di atas, kapal layar mana yang memiliki tampilan paling ikonik? Tulis di kolom komentar.

(AA)

Frequently Asked Question Section

Apa itu kapal layar?
chevron-down

kapal layar adalah jenis kapal yang memanfaatkan tenaga angin melalui layar sebagai tenaga penggeraknya.

Apa kapal layar mendapatkan kecepatannya?
chevron-down

kecepatan pada kapal layar ditentukan dari berapa banyak layar yang disematkan pada kapal, tentunya dengan bantuan angin.

Apa saja hal yang membedakan jenis kapal layar?
chevron-down

Adapun jenisnya sudah terbagi menjadi tiga bagian, dari tenaga penggerak, bentuk layar, dan tipe kapal.