Konten dari Pengguna

Penyebab Ban Mobil Pecah, Ini 6 Faktor yang Sering Terjadi

11 Juli 2024 12:40 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi ban mobil. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ban mobil. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Mengalami ban pecah menjadi salah satu kekhawatiran setiap pengemudi mobil. Hilangnya tekanan udara secara tiba-tiba dapat menyebabkan ban cepat mengempis sehingga menyulitkan pengendalian kendaraan.
ADVERTISEMENT
Selain berisiko terhadap keselamatan pengemudi dan penumpang, pecahnya ban juga dapat menyebabkan kerusakan parah pada roda dan sistem suspensi mobil.
Ada banyak faktor yang memicu pecahnya ban. Pemilik mobil perlu mengetahui apa saja penyebabnya supaya bisa mencegah terjadinya kejadian ini.

Penyebab Ban Mobil Pecah

Ilustrasi penyebab ban mobil pecah. Foto: Unsplash
Terdapat beberapa hal yang menyebabkan ban mobil pecah. Mengutip dari laman AutoFix Repair, berikut adalah hal-hal yang bisa mempengaruhinya.

1. Mobil Kelebihan Muatan

Setiap kendaraan dirancang dengan memiliki batasan berat tertentu yang dapat dibawa. Apabila membebani mobil secara berlebihan, ini akan memberikan tekanan yang tidak semestinya pada ban.
Pada gilirannya, kondisi tersebut berpotensi membuat ban pecah, terutama jika keausan tapak ban yang tidak rata.
Oleh karena itu, pastikan untuk membawa barang bawaan atau penumpang sesuai dengan daya angkut yang mampu ditangani mobil.
ADVERTISEMENT

2. Tekanan Angin Ban Rendah

Menjaga tekanan angin ban supaya tetap sesuai standar penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan berkendara. Tekanan angin ban yang terlalu rendah hanya akan menimbulkan risiko ban pecah semakin tinggi.
Kondisi ban yang kempis akan membuat bidang kontak yang menyentuh jalan akan bertambah. Sehingga meningkatkan gesekan yang dapat mengakibatkan ban terlalu panas dan akhirnya pecah.

3. Melewati Jalan Berlubang

Berkendara di tengah jalan yang rusak juga berpotensi menyebabkan ban mobil pecah. Benturan keras pada ban ketika menabrak jalan berlubang atau puing-puing di jalan dapat merusak ban lebih cepat.

4. Terkena Benda Tajam

Masalah pecah ban yang paling sering ditemui terjadi karena terkena benda tajam, seperti paku, batu kerikil, pecahan kaca, dan lainnya.
ADVERTISEMENT
Berbagai benda tersebut dapat melukai dan merusak struktur internal ban mobil. Saat udara merembes keluar lubang akibat kebocoran tersebut membuat ban melemah.
Seiring waktu, hal ini akan merusak sisi ban dan pada akhirnya akan meledak jika tidak segera ditambal.

5. Gaya Berkendara yang Agresif

Pecahnya ban juga dapat dipicu karena gaya berkendara yang diterapkan pengemudi. Mengemudi dengan kecepatan tinggi secara terus-menerus dapat meningkatkan kemungkinan pecahnya ban di jalan.
Pasalnya, setiap ban memiliki batas kecepatan dan permukaan jalan tertentu. Jika pengemudi tidak mematuhi batasan tersebut, ban pada akhirnya akan rusak sebelum masa pakai yang ditentukan dan rentan pecah.

6. Ban Mobil Aus atau Rusak

Kondisi fisik ban juga memainkan peran penting dalam keamanan ban mobil. Ban memiliki masa pakai terbatas sehingga kualitas ban dapat menurun seiring waktu.
ADVERTISEMENT
Ban yang sudah digunakan cukup lama memungkinkan permukaannya semakin menipis, aus, dan pada akhirnya akan sering bocor atau pecah.
(SA)