Konten dari Pengguna

Penyebab Lampu Indikator Injeksi Menyala Terus pada Mobil

Infootomotif

Infootomotif

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Speedometer Toyota Raize. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Speedometer Toyota Raize. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Ada banyak penyebab lampu indikator injeksi pada mobil menyala terus yang mungkin tidak Anda ketahui. Hal ini mungkin bisa terjadi karena kurangnya perawatan ekstra terhadap mobil.

Mungkin Anda belum tahu bahwa lampu indikator pada mobil injeksi ini memiliki fungsi sebagai penanda bahwa terjadi masalah pada komponen mobil. Lampu indikator ini terletak pada dashboard mobil.

Dikutip dari laman resmi Daihatsu Indonesia, setidaknya ada 5 penyebab lampu indikator mobil injeksi menyala terus, apa sajakah itu? Berikut ulasannya untuk Anda.

Tampilan kamera tambahan di speedometer new Hyundai Santa Fe. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Penyebab Lampu Indikator Injeksi Menyala Terus pada Mobil

1. Tutup Bensin Kurang Rapat

Yang pertama, bisa terjadi karena tutup bensin kurang rapat. Dan tentu hal ini bisa membuat indikator menyala. Untuk caranya sendiri cukup menutup tempat bensinnya dengan rapat.

2. Masalah Pada Filter Udara

Yang kedua, penyebabnya bisa disebabkan karena masalah filter udara pada mobil. Karena filter udara sendiri memiliki peran yang berkaitan erat dengan air flow. Air flow sendiri berperan dalam menentukan bahan bakar yang digunakan.

Jika filter udara tersebut mengalami kekotoran, makan sensor mass flow tidak akan bekerja dengan baik, yang menyebabkan check engine menyala terus menerus.

3. Masalah Sensor Oksigen

Yang ketiga, masalahnya sendiri diakibatkan karena sensor oksigen tertutup oleh oli. Hal ini menyebabkan kekurangan kemampuan dalam mengolah oksigen. Perlu Anda ketahui, kondisi tersebut bisa terjadi karena sensor oksigen tertutup oleh oli, sehingga akan mengurangi kemampuan dalam mengolah oksigen.

4. Masalah Catalytic Converter

Yang keempat, mungkin terjadi karena terjadi masalah pada catalystic converter. Untuk pengaruhnya sendiri yaitu bisa membuat cepat habis bahan bakar. Nah untuk solusinya selalu perhatikan kondisi indikator ini.

5. Aki Harus Dicek

Dan yang terakhir bisa terjadi karena regulator tidak berfungsi dan battery (aki) tidak terisi dengan sepenuhnya. Namun bisa jadi juga karena terlalu over pengisiannya (over charging). Jika indikator menunjukkan kedipan hingga 46 kali maka ini pertanda ada kerusakan pada power supply.

Itulah beberapa penyebab lampu indikator injeksi mobil menyala. Jika hal itu terjadi, segera pergi ke bengkel terdekat dengan melakukan perbaikan. Dan yang paling utama yaitu rutin untuk mengganti oli jika memang sudah waktunya.

Selain sebagai bahan pelumas, oli mesin sini berfungsi agar mesin tetap berjalan dengan baik tanpa gangguan. Jadi jika Anda telat mengganti oli mesin sama saja membiarkan terjadinya gesekan antara komponen mesin mobil. Gesekan itulah yang menyebabkan komponen mesin menjadi cepat aus dan mengalami kerusakan. Sehingga akhirnya menyebabkan mesin mobil mogok. Semoga bermanfaat!

(HDZ)