Penyebab Minyak Rem Tidak Mau Turun yang Umum Terjadi

ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu masalah yang dapat terjadi pada mobil dengan sistem pengereman hidrolik adalah ketika tidak ada minyak rem yang keluar saat pengereman. Hal ini merupakan kendala yang harus segera diatasi.
Tidak adanya minyak rem yang mengalir pada sistem akan mengurangi performa pengereman dan bisa mengakibatkan kerusakan komponen lain yang lebih serius.
Simak pembahasan lengkap dalam uraian berikut mengenai beberapa penyebab minyak rem tidak mau turun yang sering terjadi.
Penyebab Minyak Rem Tidak Mau Turun
Minyak rem yang tidak mau turun merupakan masalah yang harus segera ditangani agar performa pengereman kembali optimal. Mengutip laman Master Power Brakes, beberapa hal yang bisa menjadi sumber masalah minyak rem tidak mau turun antara lain.
1. Udara dalam Sistem Rem Hidrolik
Gelembung udara di sistem rem bisa menyebabkan minyak rem tidak mau turun. Ini dapat terjadi ketika jumah minyak rem di dalam reservoir terlalu sedikit sehingga udara dapat masuk memenuhi ruang.
Adanya udara dalam sistem rem akan mengurangi tekanan yang dibutuhkan untuk menggerakkan minyak rem. Masalah ini dapat diatasi dengan cara mengeluarkan udara dari sistem rem atau bleeding.
2. Minyak Rem Mengalami Kebocoran
Penyebab umum minyak rem tidak keluar saat melakukan pengereman berikutnya, yaitu adanya kebocoran pada sistem rem. Cairan rem dapat bocor pada selang, kaliper, atau master silinder.
Jika ada kebocoran, minyak rem akan keluar dari sistem dan menyebabkan tekanan rem berkurang. Segera perbaiki atau ganti komponen yang rusak. Pastikan pembuangan udara pada sistem rem lancar supaya kinerjanya berfungsi normal.
Baca Juga: Fungsi Kampas Rem Mobil dan Waktu Ideal untuk Menggantinya
3. Master Silinder yang Rusak
Sumber masalah dari minyak rem yang tidak mau turun lainnya ialah adanya kerusakan pada master silinder. Selain itu, kerusakan pada komponen lain dalam sistem rem seperti silinder roda atau kaliper juga menyebabkan masalah serupa.
Master silinder bertugas untuk menghasilkan tekanan hidrolik yang diperlukan agar minyak rem bisa mengalir. Jika komponen ini rusak atau aus, minyak rem tidak akan dapat mengalir dengan baik.
Kerusakan ini ditandai dengan pedal yang terasa amblas saat diiinjak. Saat pedal terasa lunak, kemungkinan besar master silinder mengalami kebocoran dan tidak mampu mempertahankan tekanan pada jumlah yang diperlukan.
Kerusakan pada master silinder dapat diatasi dengan mengganti komponen dengan yang baru.
4. Kerusakan pada Booster Rem
Booster rem berfungsi untuk membantu pengemudi saat mengerem supaya lebih ringan. Komponen ini umumnya terletak di antara pedal rem dan master silinder. Jika terjadi kerusakan pada booster, rem bisa mengakibatkan minyak rem tidak mau keluar.
(SA)
