Plat PB Adalah Kode Kendaraan Daerah Ini

Konten dari Pengguna
10 Februari 2022 13:59
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi pelat nomor kendaraan bermotor Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelat nomor kendaraan bermotor Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
ADVERTISEMENT
Pernahkah Anda menemukan kendaraan di jalan raya, lalu Anda melihat pelat nomor tersebut tidak familiar karena awalan pelat tersebut adalah PB? Lantas Anda bertanya-tanya, dari mana kendaraan plat PB berasal?
ADVERTISEMENT
Sedikit informasi untuk Anda yang belum tahu, pelat nomor adalah sebuah benda untuk menunjukkan identitas kendaraan bermotor, baik itu motor maupun mobil. Pelat nomor sendiri berisi rangkaian angka dan huruf dengan kode tertentu. Pada bagian pelat nomor kendaraan, biasanya terdapat huruf pada awalan nomor yang diartikan sebagai kode asal kendaraan.
Nah, bagi Anda yang sedang bingung dengan dari mana pelat PB ini berasal, berikut informasinya untuk Anda.

Informasi Plat PB

Dikutip dari laman pemerintahkota.com, untuk pelat nomor PB ini berasal dari Papua Barat. Untuk wilayah Papua Barat sendiri yaitu Kota sorong, Kabupaten Fakfak, Kabupaten Kimana, dan daerah sekitarnya. Berikut rinciannya:
Kota Sorong (S)
  • Contoh: PB 1234 SF
Kab. Fakfak (F)
ADVERTISEMENT
  • Contoh: PB 1234 FG
Kab. Kimana (K)
  • Contoh: PB 1234 KN
Kab. Manokwari (M)
  • Contoh: PB 1234 MS
Kab. Maybrat (V)
  • Contoh: PB 1234 VZ
Kab. Sorong Selatan (T)
  • Contoh: PB 1234 TR
Kab. Teluk Bintuni (B)
  • Contoh: PB 1234 BK
Kab. Teluk Wondama (W)
  • Contoh: PB 1234 WI

Cara Mengecek Pelat Nomor

Ilustrasi pelat nomor kendaraan bermotor Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelat nomor kendaraan bermotor Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
Anda bisa menggunakan sejumlah cara untuk mengecek informasi tentang kendaraan bermotor. Anda bisa menggunakan USS Code pada HP Anda dengan kode *368*1#. Selain itu, Anda dapat menggunakan aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL). Aplikasi ini dapat diunduh untuk pada telepon genggam dengan sistem operasi android maupun iOS.
Anda dapat mendaftarkan diri dengan memasukkan NIK dan nomor seluler untuk pembuatan akun Signal. Untuk mendaftarkan kendaraan bermotor, Anda hanya perlu memasukkan NRKB (Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor) Anda dan melakukan verifikasi.
ADVERTISEMENT

Jenis-jenis Pelat Nomor

Untuk warnanya sendiri sudah diatur pada Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perkapolri) Nomor 5 Tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, pada Pasal 39 Ayat 3. Dan tentu warna yang ditentukan tidak boleh dimiliki oleh sembarangan orang, untuk lebih jelasnya, berikut ulasannya untuk Anda:
  • Pelat nomor kendaraan dengan dasar hitam dan tulisan putih: Pelat jenis ini digunakan untuk kendaraan bermotor perseorangan dan sewa.
  • Pelat nomor kendaraan dengan dasar kuning dan tulisan hitam: Pelat jenis ini digunakan untuk kendaraan bermotor umum.
  • Pelat nomor kendaraan dengan dasar merah dengan tulisan putih: Pelat jenis ini digunakan untuk kendaraan bermotor Dinas milik Pemerintah.
  • Pelat nomor kendaraan dengan dasar putih dengan tulisan biru: Pelat jenis ini digunakan untuk kendaraan bermotor Korps Diplomatik Negara Asing.
  • Pelat nomor dengan dasar hijau dengan tulisan hitam: Pelat nomor jenis ini digunakan untuk kendaraan bermotor di kawasan perdagangan bebas atau (Free Trade Zone), yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan, kendaraan bermotor dengan pelat ini tidak boleh dioperasionalkan atau dimutasikan ke wilayah Indonesia lainnya.
ADVERTISEMENT
Apa itu pelat nomor kendaraan?
chevron-down
Bagaimana mengecek pelat nomor?
chevron-down
Apa jenis kendaraan dengan pelat nomor warna putih dan tulisan biru?
chevron-down
(HDZ)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020