Konten dari Pengguna

Rasio Kompresi BeAT FI dan Motor Honda Lainnya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Honda BeAT. Foto: Dok. AHM
zoom-in-whitePerbesar
Honda BeAT. Foto: Dok. AHM

Rasio kompresi mesin suatu motor menentukan jenis bahan bakar yang akan digunakan. Pemilihan bensin yang sesuai dengan spesifikasinya akan menjaga performa kendaraan tetap optimal.

Bagi pemilik motor Honda BeAT FI tentu ingin tahu berapa rasio kompresi yang dimiliki. Hal ini mengingat setiap kendaraan memiliki rasio kompresi mesin yang berbeda-beda.

Informasi tersebut berguna dalam memilih bahan bakar sesuai dengan angka oktan. Untuk mengetahui penjelasan selengkapnya, simak uraian yang disajikan pada artikel berikut ini.

Apa Itu Rasio Kompresi?

Honda Beat Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

Rasio kompresi adalah perbandingan volume silinder ketika piston berada di titik yang paling terendah dan tertinggi. Semakin tinggi perbandingannya, maka udara yang terkompresi makin banyak.

Hal ini berarti bahan yang terbakar juga bisa semakin banyak. Rasio kompresi ini juga menentukan kandungan jumlah oktan bahan bakar.

Nilai oktan dikenal sebagai Research Octane Number (RON). Angka tersebut menunjukkan nilai mutu pembakaran suatu bahan bakar bensin.

Bahan bakar yang beroktan tinggi, maka ketahanan terhadap knocking dan efisiensi yang dihasilkan mesin lebih baik. Tenaga yang dihasilkan juga lebih kuat karena pembakaran menjadi lebih sempurna.

Semakin tinggi rasio kompresi mesin, maka semakin tinggi pula nilai RON yang dibutuhkan.

Nilai oktan yang tidak sesuai dengan rasio kompresi mesin akan menimbulkan penumpukan karbon. Akibatnya, mesin akan mengalami knocking atau ngelitik yang dapat merusak dapur pacu motor.

Baca Juga: Motor yang Cocok Pakai Pertamax, Ini Penjelasannya

Rasio Kompresi Honda BeAT FI

Ilustrasi Honda BeAT. Foto: AHM

Setiap kendaraan memiliki rasio kompresi mesin yang berbeda-beda. Sehingga jenis bahan bakar yang dikonsumsi pun tidak sama antara sepeda motor satu dengan yang lainnya.

Adapun rasio kompresi Honda BeAT FI adalah 9,2 : 1. Dengan perbandingan kompresi ini membuat motor ini cocok untuk menggunakan bensin jenis Pertalite.

Mengenai Honda Beat FI sendiri merupakan skuter matik terlaris yang menjadi favorit banyak orang. Hal yang menarik dari motor ini adalah adanya sistem penyuplai bahan bakar dilengkapi dengan teknologi Programmed Fuel Injection (PGM FI).

Mengutip dari laman Astra Motor, teknologi PGM-FI merupakan sistem suplai bahan bakar yang dikontrol secara elektronik sehingga mampu memasok bahan bakar dan oksigen secara tepat sesuai dengan kebutuhan mesin di setiap keadaan.

Dengan adanya sistem pembakaran injeksi PGM-FI ini membuat motor lebih bertenaga, irit BBM, dan emisi yang ramah lingkungan.

Supaya dapat dijadikan petunjuk dalam mengisi bahan bakar, berikut ini adalah daftar rasio kompresi motor matic dari Honda.

  • BeAT FI memiliki rasio kompresi mesin 9,2 : 1

  • BeAt FI eSP memiliki rasio kompresi mesin 9,5 : 1

  • BeAt Deluxe memiliki rasio kompresi mesin 10 : 1

  • Scoopy FI memiliki rasio kompresi mesin 9,2 : 1

  • Scoopy FI eSP memiliki rasio kompresi mesin 9,5 : 1

  • PCX 150 memiliki rasio kompresi mesin 10,6 : 1

  • PCX 160 memiliki rasio kompresi mesin 12 : 1

  • ADV 150 memiliki rasio kompresi mesin 10,6 : 1

  • ADV 160 memiliki rasio kompresi mesin12 : 1

  • Vario 150 FI eSP memiliki rasio kompresi mesin 10,6 : 1

  • Vario 160 memiliki rasio kompresi mesin 12 : 1

  • Vario Techno 125 FI memiliki rasio kompresi mesin 11 : 1

(SA)