Salah Satu Fungsi Transmisi pada Kendaraan, Penting Banget!

ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Informasi terkait salah satu fungsi transmisi pada kendaraan sangat dicari oleh orang-orang. Ada dua jenis sistem transmisi yang lazim digunakan dalam dunia otomotif, yaitu manual dan otomatis.
Tidak dipungkiri saat ini semakin banyak mobil yang menggunakan sistem transmisi otomatis, namun kendaraan dengan sistem transmisi manual juga masih memiliki penggemarnya sendiri.
Yuk, kenali lebih jauh tentang sistem transmisi pada kendaraan, mulai dari pengertian, fungsi, sampai dengan cara kerjanya.
Fungsi Transmisi dan Pengertiannya
Dikutip dari laman resmi Suzuki Indonesia, sistem transmisi adalah bagian dari kendaraan yang ada pada mesin dengan fungsi mengubah kecepatan dan tenaga putar. Sistem akan bekerja memindahkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin ke diferensiasi.
Transmisi memiliki banyak fungsi, di antaranya untuk meneruskan tenaga yang dihasilkan mesin dari kopling ke poros propeller. Transmisi juga berfungsi untuk menciptakan momen yang dihasilkan mesin untuk menyesuaikan kebutuhan, baik itu dari segi beban dan kondisi jalan.
Sistem transmisi juga berfungsi untuk kendaraan roda empat atau lebih dapat berjalan mundur. Selain itu, dengan adanya sistem transmisi, kendaraan bisa berhenti dengan aman, meskipun mesin masih menyala.
Baik itu kendaraan manual dan otomatis memiliki transmisi yang berbeda. Perbedaannya terletak pada bagaimana cara perpindahan gigi atau transmisi dilakukan. Pada kendaraan manual, perpindahan gigi harus dilakukan dengan manual menggunakan persneling atau gearbox.
Masih dikutip dari situs resmi Suzuki Indonesia, ada tiga jenis perpindahan transmisi pada kendaraan manual yaitu sliding mesh, constant mesh, dan syncromesh. kendaraan bertransmisi otomatis memiliki pemindahan transmisi yang mudah karena mengandalkan gearbox.
Secara penggunaan, kendaraan otomatis hanya perlu menginjak pedal gas pada kaki kanan dan rem pada kaki kiri saja. Tanpa adanya transmisi, pengemudi tidak bisa menciptakan momen atau kecepatan yang berbeda-beda.
Cara Kerja Sistem Transmisi Secara Umum
Secara prinsipnya, sistem transmisi memiliki cara kerja yang relatif sama dan sederhana. Transmisi akan bekerja berdasarkan rasio dari roda gigi. Salah satu contohnya, pada saat kendaraan melewati area yang menanjak, maka perlu torsi yang besar supaya dapat menahan beban kendaraan. Maka yang terjadi adalah kendaraan akan mereduksi kecepatan putar melalui transmisi memanfaatkan daya yang sama.
Setelah mengetahui fungsi, jenis, dan cara kerjanya, Anda juga perlu tahu ciri transmisi yang mengalami kerusakan. Biasanya akan muncul respons lebih lambat dalam perpindahan, kebocoran juga bisa terjadi dan muncul bau terbakar.
Anda harus segera waspada jika ketiga ciri tersebut muncul karena jika dibiarkan akan membuat perpindahan gigi sulit dilakukan dan bisa menciptakan slip ketika berkendara.
Apabila Anda menemukan anomali pada sistem transmisi kendaraan, sebaiknya segera bawa ke bengkel terdekat. Sumber kerusakan nantinya akan segera diteliti dan diperbaiki.
(HDZ)
