Konten dari Pengguna

Sistem Kelistrikan Mobil yang Wajib Anda Tahu

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sistem kelistrikan mobil (Foto: Daihatsu.co.id)
zoom-in-whitePerbesar
Sistem kelistrikan mobil (Foto: Daihatsu.co.id)

Anda mungkin sudah mengetahui bahwa sebuah mobil tidak hanya didukung oleh mesin saja, melainkan chasis dan kelistrikan. Mesin mobil membutuhkan bantuan listrik untuk membuat pembakaran.

Dalam hal ini busi yang akan menyala kalau ada listrik. Oleh karena itu sistem kelistrikan memiliki peranan penting dalam sebuah kendaraan, sehingga komponen pada mobil tidak bekerja dengan maksimal.

Ilustrasi mobil Nissan Xtrail Hybrid (Foto: dok. Nissan)

Pengertian Sistem Kelistrikan Mobil

Dikutip dari autoexpose.org, sistem kelistrikan mobil adalah rangkaian energi listrik yang disusun untuk menjalankan sebuah fungsi tertentu pada sebuah mobil.

Fungsinya pun berbagai macam. Diantaranya:

  • Memungkinkan busi bisa menyuala sehingga mesin bensin bisa bekerja

  • Sebagai sistem keamanan dan keselamatan mesin

  • Sistem kelistrikan dapat menambah kenyamanan berkendara

Macam Macam Sistem Kelistrikan Mobil

Sistem kelistrikan pada mobil ini sangatlah luas dan dibagi menjadi 5 bagian. Apa sajakah itu? Berikut Infootomotif jelaskan untuk Anda.

1. Sistem kelistrikan mesin

Sistem kelistrikan pada mesin ini adalah semua rangkaian kelistrikan yang terdapat pada mesin mobil. Sistem kelistrikan mesin berfungsi untuk membantu kinerja mesin agar lebih efisien.

Contoh dari sistem kelistrikan yaitu busi. Busi dapat memercikan bunga api karena ada proses perubahan energi listrik ke energi api. Proses perubahan ini dilakukan dalam sebuah rangkaian sistem kelistrikan mesin.

2. Sistem kelistrikan body

Selanjutnya yaitu kelistrikan body, yaitu rangkaian kelistrikan yang terdapat pada body kendaraan. Sistem ini memang terpisah dengan mesin, namun masih memiliki sumber listrik yang sama.

Sistem kelistrikan ini berfungsi pada lampu-lampu, tombol otomatis ketika membukakan pintu, dan sistem peringatan seperti lampu sein, klakson, dan lampu mundur.

3. Sistem infotainment

Sistem infotainment ini merupakan gabungan dari info and entertainment. Fungsinya untuk memberikan info terkait kondisi mobil secara umum dan memberikan akses hiburan pada pengguna. Contohnya seperti pada sarana audio dan video, multi info display (MID), dan USB port.

4. Sistem kelistrikan chasis

Yang terakhir yaitu sistem kelistrikan chasis. Ini merupakan rangkaian kelistrikan yang terletak pada chasis dan powertrain mobil. Sistem ini berfungsi memudahkan serta memaksimalkan perpindahan tenaga dari mesin ke roda.

Dalam hal ini, misalnya pada sistem ABS yang berfungsi untuk mencegah terjadinya selip saat Anda menginjak pedal rem. Keberadaan EBD membantu mendistribusikan tenaga pengereman sesuai beban pengereman yang diperlukan.

Ada juga stability control, fitur yang biasanya terdapat pada mobil SUV. Fungsinya untuk membuat mobil tetap aman ketika berada di jalur pegunungan.

Selain itu, ada differential clutch yang berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan salah satu differential pada mobil.

5. Sistem keamanan dan keselamatan

Sistem ini tentulah berfungsi sebagai sistem keamanan pada mobil. Sebagai contohnya pada sistem Airbag, sistem anti maling, dan sistem alarm.

(HDZ)