SPBU Vivo Tangerang, Ini Lokasi dan Jadwal Operasionalnya

ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SPBU Vivo merupakan pom bensin yang menyediakan bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Terdapat tiga jenis BBM yang dijual SPBU Vivo, yaitu Revvo 89, Revvo 92 dan Revvo 95.
Harga tiap jenis BBM di SPBU Vivo pun bervariasi. Revvo 89 dibanderol seharga Rp12.800 per liter, Revvo 92 seharga Rp14.000 per liter, dan Revvo 95 seharga Rp15.200 per liter.
Lokasi SPBU Vivo dapat ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia, salah satunya Tangerang. Simak terus uraian ini untuk mengetahui lokasi SPBU Vivo Tangerang dan jadwal operasionalnya.
Lokasi SPBU Vivo Tangerang dan Jadwal Operasionalnya
Berdasarkan informasi yang Info Otomotif temukan melalui Google Maps, berikut lokasi SPBU Vivo Tangerang yang dapat masyarakat kunjungi:
SPBU Vivo Modernland: Tangerang, Jl. Jenderal Sudirman, RT.002/RW.006, Babakan, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15117
SPBU Vivo Legok: Jl. Raya Legok No.40A, Klp. Dua, Kec. Klp. Dua, Kabupaten Tangerang, Banten 15810
SPBU Vivo SCBD: Jl. Pahlawan Seribu No.6, RT.6/RW.4, Lengkong Gudang, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15321
Adapun jadwal operasional SPBU Vivo Tangerang semuanya dimulai dari pukul 06.00 sampai 22.00 WIB. Pom bensin ini buka setiap hari walau hari libur sekalipun.
Baca juga: 3 SPBU Vivo Bogor, Ini Lokasi dan Daftar Harganya
Sekilas tentang SPBU Vivo
SPBU Vivo merupakan pom bensin berada di bawah naungan perusahaan PT Vivo Energy Indonesia. Sebelum menjadi PT Vivo Energy Indonesia, perusahaan ini sebelumnya bernama PT Nusantara Energi Plant Indonesia (NEPI).
Perusahaan yang bergerak di sektor hilir minyak dan gas bumi tersebut terafiliasi dengan Vitol Group. Ini merupakan perusahaan minyak asal Belanda yang berpusat di Swiss.
Pada September 2017, PT Vivo Energy Indonesia mulai menguji coba penjualan bahan bakar di SPBU yang dibangun di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur.
Namun, Kementerian ESDM meminta menjadi PT Vivo Energy Indonesia untuk menghentikan penjualan BBM hingga selesainya urusan administrasi yang belum dipenuhi, termasuk penyesuaian nama perusahaan sesuai nama merek SPBU.
Operasional PT Vivo Energy Indonesia sebagai SPBU penyalur BBM dimulai pada Oktober 2017, dengan peresmian dilakukan langsung oleh Menteri ESDM saat itu, Ignasius Jonan.
PT Vivo Energy Indonesia juga berkewajiban untuk membangun infrastruktur pendukung distribusi BBM, termasuk pembangunan kilang minyak. Perusahaan juga membidik pangsa pasar lainnya untuk konsumen, seperti peluncuran tabung gas LPG pada November 2017.
(NDA)
