Suzuki Karimun Wagon R, Mobil LCGC yang Sudah Disuntik Mati untuk Pasar Lokal

Konten dari Pengguna
30 November 2022 20:19
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Suzuki Karimun Wagon R. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suzuki Karimun Wagon R. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
ADVERTISEMENT
Suzuki Karimun Wagon R adalah mobil Low Cost Green Car (LCGC) milik Suzuki yang belum lama ini disuntik mati oleh pabrikannya. Meskipun data penjualannya tidak sebaik kompetitornya, namun mobil ini tetap menjadi salah satu mobil milik Suzuki yang spesial, berikut ulasannya.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari laman Carmudi, Suzuki Karimun Wagon R merupakan generasi ketiga dari Suzuki Karimun di Indonesia yang diluncurkan pada tahun 2013 oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Kehadiran mobil LCGC yang satu ini merupakan bentuk penerus dari generasi sebelumnya, yakni Suzuki Karimun Estilo.
Dengan menggunakan kode bodi MP31S, Karimun Wagon R memberikan nuansa khas karimun generasi pertama, yakni dengan desain mengotak dan minimalis. Meskipun demikian, mobil ini sudah didesain lebih modern agar mengikuti perkembangan pasar.
Setelah 7 tahun bersaing di pasar otomotif Indonesia, Suzuki Karimun Wagon R terpaksa pamit pada penghujung tahun 2021 untuk pasar domestik. Sinyal kepergian mobil ini sejatinya sudah diprediksi oleh para penggiat otomotif, mengingat mobilnya yang absen pada perhelatan pameran otomotif GIIAS 2021.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya itu, sinyal kuat juga dirasakan ketika mobilnya tidak tertera dalam daftar mobil LCGC yang menerima diskon PPnBM 100% pada Kepmenperin 1737 tahun 2021. Apabila mengutip pernyataan dari Donny Saputra selaku 4W Marketing Director PT SIS, mobil ini diberhentikan secara domestik karena pihaknya sedang fokus pada kendaraan elektrifikasi.
Namun, apabila melihat data penjualannya pada beberapa tahun, tentunya Anda akan melihat hasil yang kurang memuaskan. Meskipun demikian, mobil ini tetap menjadi pilihan bagi beberapa pecinta otomotif karena beberapa kelebihannya. Bagi yang penasaran, berikut informasi seputar harga dan spesifikasi Suzuki Karimun Wagon R.

Harga dan Spesifikasi Suzuki Karimun Wagon R

Suzuki Karimun Wagon R. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suzuki Karimun Wagon R. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Meskipun mobilnya sudah tidak diproduksi untuk pasar domestik, Anda masih bisa membeli mobilnya pada beberapa laman jual-beli kendaraan di Indonesia. Adapun daftar harganya sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
Suzuki Karimun Wagon R GS AGS: Rp 133.000.000
Suzuki Karimun Wagon R GL AGS: Rp 124.000.000
Suzuki Karimun Wagon R Blind Van: Rp 115.800.000
Suzuki Karimun Wagon R GS: Rp 124.500.000
Suzuki Karimun Wagon R GL: Rp 115.500.000
Suzuki Karimun Wagon R GA: Rp 103.000.000
Apabila berbicara spesifikasinya secara menyeluruh, Suzuki Karimun Wagon R hadir dengan tampilan yang lebih mewah dan elegan dibandingkan generasi sebelumnya. Karena berlabel LCGC, mobil ini tidak memiliki banyak tampilan khusus, bahkan ban mobilnya dapat dikatakan biasa saja.
Menyoal mesinnya, Suzuki Karimun Wagon R masih mengusung mesin yang sama dengan generasi sebelumnya, yakni mesin berkode K10B 3-silinder DOHC berkapasitas 998 cc yang mampu memuntahkan tenaga sampai 67 dk @6.200 Rpm dan torsi puncak 90 Nm @3.500 Rpm. Mesin ini dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan dan otomatik AGS yang disalurkan ke penggerak roda depan.
ADVERTISEMENT
Demikianlah informasi seputar Suzuki Karimun Wagon R yang perlu Anda ketahui. Bagaiman menurut Anda, apakah absennya mobil ini membuat pasar LCGC menjadi lebih sepi dari yang sebelumnya? Tulis di kolom komentar.
(AA)
Kapan Suzuki Karimun Wagon R diluncurkan?
chevron-down
Kapan Suzuki Karimun Wagon R disuntik mati untuk pasar lokal?
chevron-down
Apa mesin Suzuki Karimun Wagon R?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020