Konten dari Pengguna

Syarat dan Cara Tukar Tambah Motor, Ini 4 Tahapnya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Yamaha Fino di pasar motor bekas. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Yamaha Fino di pasar motor bekas. Foto: Dok. Istimewa

Membeli motor baru dengan dana yang pas-pasan akan menyulitkan Anda untuk mengatur keuangan selanjutnya. Cara untuk membeli motor baru dengan biaya yang ringan salah satunya yaitu dengan tukar tambah.

Kegiatan tukar tambah motor yaitu menjual motor bekas dengan mengganti motor baru kemudian menambahkan sejumlah uang yang kurang dari penjualan motor bekas. Memang, proses tukar tambah tidak harus mendapatkan motor baru, namun membeli motor dengan nominal yang lebih besar dari motor lama yang dijual.

Berbagai dealer motor juga menyediakan layanan tukar tambah motor. Namun, ada beberapa syarat dan cara yang harus Anda ikuti untuk melakukan transaksi tukar tambah motor.

Dikutip dari laman lifepal.co.id, berikut ini syarat tukar tambah motor yang perlu Anda persiapkan.

Syarat Tukar Tambah Motor

Honda Scoopy di pasar motor bekas. Foto: Dok. Istimewa

Inilah beberapa syarat yang mungkin harus Anda penuhi untuk melakukan tukar tambah motor :

  • Memiliki surat-surat lengkap seperti STNK, BPKB dan faktur pembelian.

  • Sudah selesai masa kredit.

  • Pajak STNK masih berlaku.

  • Tahun pembuatan motor minimal 5 tahun terakhir.

  • Kondisi motor belum dimodifikasi.

Setelah yakin memenuhi syarat-syarat di atas, Anda bisa mendatangi langsung dealer di jam kerja.

Cara Tukar Tambah Motor

Cara Tukar Tambah Motor

Ada berbagai tahapan yang harus Anda jalani sebagai tata cara tukar tambah motor. Karena melakukan tukar tambah artinya perlu ada perhitungan yang adil dan kesepakatan antara pemilik motor dan penjual, baru kemudian dilakukan transaksi tukar tambah motor.

  1. 1. Siapkan Motor dengan Baik

    Jika berniat melakukan tukar tambah motor lama dengan motor baru, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kesiapan motor yang akan ditukar tambah. Persiapan ini mulai dari tampilan motor, kondisi mesin, hingga performa mesin. Jangan sungkan untuk mengeluarkan sedikit biaya untuk mempersiapkan kondisi motor yang akan dijual, sebab semakin baik kondisinya tentu harganya akan semakin meningkat atau nilai jualnya tidak jatuh. Lakukanlah perbaikan minor atau kecil jika ada kerusakan, cuci motor atau jika perlu bawa ke salon motor untuk perawatan lengkap. Untuk kondisi mesin, pastikan mesin dalam kondisi yang prima, dan tidak ada kerusakan apa pun. Jangan sampai harga jual motor terlalu rendah akibat kondisi motor tidak dalam kondisi yang prima.

  2. 2. Pastikan Kelengkapan Surat-surat

    Kemudian, perhatian selanjutnya adalah kepada surat-surat kendaraan, mulai dari Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan juga Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Pastikan kamu sudah cek STNK apakah masih berlaku atau tidak. Dengan kelengkapan legalitas ini membuat harga motor tidak akan jatuh, dan dipastikan bukan motor curian atau ilegal yang tanpa surat. Bukan itu saja, dalam proses tukar tambah motor dan transaksi jual beli, kelengkapan surat-surat kendaraan menjadi hal yang sangat penting, jika kendaraan masih dalam status kredit dan BPKB masih ditahan pihak leasing, maka urungkan niat untuk melakukan tukar tambah motor, opsi yang bisa dipilih adalah dengan over kredit bukan tukar tambah. Kemudian, pastikan juga pajak motor tidak memiliki tunggakan atau denda yang harus dibayarkan akibat dari keterlambatan atau belum membayar pajak kendaraan bermo

  3. 3. Perhatikan Tahun Pembuatan dan Modifikasi

    Tahun pembuatan kendaraan bermotor juga menjadi hal penting saat ingin melakukan proses tukar tambah motor. Semakin tua tahun pembuatan motor maka harga motor tersebut akan semakin rendah, sebaliknya semakin muda tahun pembuatan, maka harga tidak serendah motor tua. Ada baiknya pastikan motor yang ditukar tambah usianya tidak lebih dari 5 tahun, sebab jika lebih maka akan sepi peminat atau bahkan banyak dealer yang tidak mau menerima kendaraan tersebut untuk ditukar tambah. Kemudian, urungkan niat jika melakukan tukar tambah motor dengan motor yang sudah dimodifikasi atau sudah dirombak, sebab banyak dealer yang tidak menerima tukar tambah dengan motor yang sudah dimodifikasi.

  4. 4. Pertimbangkan Nilai Taksir

    Setelah mempertimbangkan beberapa hal di atas, langkah final dalam melakukan tukar tambah motor adalah mempertimbangkan nilai taksir motor yang akan ditukar tambah, pastikan nilai taksir ini tidak kerendahan dan tidak merugikan salah satu pihak, jadi harus ada kesepakatan kedua belah pihak. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan melihat harga kisaran atau harga pasaran motor yang akan dijual untuk tukar tambah, harga ini bisa dilihat dari situs-situs jual beli online. Akan tetapi juga perlu melihat dan mempertimbangkan kondisi motor, pajak motor, hingga jumlah kilometer yang tertera pada kendaraan. Jika dalam kondisi prima dan pajak dalam kondisi hidup, tidak ada salahnya memberikan penawaran harga tinggi karena kualitas motor yang masih baik.

(FOV)