Tahanan Kabel Busi yang Baik Berapa? Ini Jawabannya

Konten dari Pengguna
25 November 2022 16:22
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tahanan kabel busi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Tahanan kabel busi. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Busi mobil memiliki peranan penting bagi kendaraan dan perlu diperhatikan perawatannya. Salah satu bentuk perawatan kendaraan yang bisa Anda lakukan adalah mengecek tahanan kabel busi. Lantas, berapa tahanan kabel busi yang baik?
ADVERTISEMENT
Dikutip dari laman wuling, busi mobil merupakan komponen utama dalam sistem pengapian mobil yang bertugas sebagai pembakar campuran bensin dan udara yang terkompres oleh gerakan piston. Komponen ini menghasilkan sebuah percikan api yang mampu menyalakan mesin mobil secara optimal.
Busi mobil sendiri terdiri dari beberapa komponen pendukung yang mampu menghasilkan pembakaran yang optimal. Komponen otomotif ini meliputi terminal, insulator keramik, hex, insulator tip, gasket, metal case, center electrode, dan ground.
Segala macam komponen tersebut bekerja untuk menghasilkan api berskala besar dan kuat sehingga mampu menghasilkan pembakaran yang optimal. Adapun api dari busi ini adalah loncatan tegangan tinggi listrik dari bagian tengah dan samping elektroda yang dibangkitkan koil pengapian.
Nah, tegangan tinggi perlu dikirimkan ke busi melalui kabel tegangan tinggi busi. Maka dari itu, kabel busi memiliki peranan penting dalam menghantarkan aliran listrik dari koil pengapian ke busi.
ADVERTISEMENT
Guna menciptakan percikan yang optimal, Anda perlu mengetahui tahanan kabel busi yang optimal untuk kendaraan agar tegangan yang dikirimkan sesuai. Lantas, berapa tahanan kabel busi yang optimal? Berikut jawabannya bersama dengan cara mengeceknya.

Berapa Tahanan Kabel Busi yang Baik?

Tahanan kabel busi. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Tahanan kabel busi. Foto: Pixabay
Dikutip dari laman Pinhome, tahanan kabel busi yang optimal adalah di bawah 25 k ohm. Apabila melebihi, maka kabel busi memiliki tahanan yang besar sehingga percikan yang dihasilkan tidak akan optimal.
Apabila hasil menunjukkan di bawah 25 k ohm, maka dapat disimpulkan kabel busi dalam kondisi yang baik-baik saja. Sebab tahanan yang semakin kecil akan menghasilkan arus listrik yang semakin besar.
Namun, jangan sampai hasilnya terlalu kecil. Karena tahanan kabel busi yang mendekati 0 k ohm umumnya dikhususkan untuk keperluan balapan atau mobil yang sudah dimodifikasi.
ADVERTISEMENT
  1. Siapkan peralatan seperti multimeter, kainlap, dan kunci ring/shock 10 (apabila diperlukan).
  2. Lepas busi dari distributor
  3. Siapkan multimeter dengan menyetelnya ke 1 k ohm.
  4. Hubungkan kabel merah dan kabel hitam pada multimeter ke kedua ujung kabel busi, lalu posisikan jarum sampai 0.
  5. Lakukan pengetesan.
  6. Apabila sudah selesai, kembalikan semua komponen ke posisi semula.
Demikianlah informasi seputar tahanan kabel busi yang baik. Apabila tahanan kabel busi melebihi 25 k ohm, maka Anda disarankan untuk menggantinya dengan yang baru. Selamat mencoba.
(AA)
Apa itu busi?
chevron-down
Apa saja komponen pada busi?
chevron-down
Dari mana percikan api busi berasal?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020