Tarif Tol Cisumdawu dan Profilnya

·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tarif Tol Cisumdawu berbeda beda. Perbedaan tarif tol tersebut disesuaikan dengan golongan kendaraan yang melintas di jalan tol.
Jalan tol merupakan singkatan dari kata “Tax on Location”. Secara artian kata, jalan tol berbeda dengan jalan bebas hambatan yang disebut dengan highway atau freeway.
Setiap masuk ke jalan tol, pengemudi harus membayarkan sejumlah uang sesuai dengan jenis kendaraan, tujuan serta jarak tempuh perjalanan. Uang yang dibayarkan nantinya akan digunakan oleh pihak ketiga yang berinvestasi dalam pembangunan jalan tol agar modalnya kembali serta digunakan untuk pemeliharaan jalan tol.
Bagi Anda yang berencana bepergian melewati jalur tol ini, berikut ini adalah tarif tol Cisumdawu.
Profil dan Tarif Tol Cisumdawu
Tarif tol Cisumdawu berbeda-beda tiap ruasnya. Pembayaran jalan tol di seluruh Indonesia kini telah menggunakan gerbang tol otomatis sehingga Anda harus memiliki kartu e-Toll atau e-Money untuk melakukan pembayaran. Pastikan saldo dalam kartu tersebut telah tercukupi.
Perhitungan tarif tol dapat berubah dikarenakan ada penjumlahan sistem terbuka dan tertutup dalam satu ruas jalan tol. Pemberlakuan tarif pada ruas tol dilansir dari laman kumparanOTO berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 60/KPTS/M/2022 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan Seksi 1 (Cileunyi-Pamulihan).
Dilansir dari laman Kementerian PUPR, Tol Cisumdawu merupakan singkatan dari Cileunyi-Sumedang-Dawuan. Tol ini memiliki panjang 62 kilometer.
Tol ini dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di Provinsi Jawa Barat. Tol Cisumdawu yang telah dibuka adalah Tol Cisumdawu seksi 1 Cileunyi-Pamulihan. Jalan tol tersebut diresmikan pembukaannya pada 24 Januari 2022.
Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, penyelesaian pembangunan jalan Tol Cisumdawu sangat penting untuk efektivitas operasional Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, dan pengembangan kawasan ekonomi Ciayu Majakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) serta kawasan ekonomi Rebana Jawa Barat. Tol Cisumdawu seksi pertama mampu memangkas waktu tempuh dari sebelumnya via Jalan Raya Bandung-Cirebon membutuhkan sekitar 60 menit menjadi sekitar 15 menit.
Tol Cisumdawu nantinya akan terkoneksi dengan Akses Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Manfaatnya nanti akan terasa karena akan mengurangi jarak dan waktu tempuh perjalanan dari wilayah Bandung ke Bandara Kertajati secara signifikan hingga 50%. Tol ini akan memangkas jarak Bandung Kertajati hanya sekitar 60 kilometer dari jarak awalnya 160 hingga 180 kilometer.
Mengutip dari laman kumparanOTO, besaran tarif Tol Cisumdawu bermacam-macam tergantung jarak serta jenis kendaraan. Berikut ini adalah tarif Tol Cisumdawu.
Kendaraan Golongan I
Cileunyi-Jatinangor: Rp 6.000
Cileunyi-Pamulihan: Rp 11.000
Jatinangor-Cileunyi: Rp 6.000
Pamulihan-CIleunyi: Rp 11.000.
Kendaraan Golongan II dan III
Cileunyi-Jatinangor: Rp 9.000
Cileunyi-Pamulihan: Rp 17.000
Jatinangor-Cileunyi: Rp 9.000
Pamulihan-CIleunyi: Rp 17.000.
Kendaraan Golongan IV dan V
Cileunyi-Jatinangor: Rp 12.000
Cileunyi-Pamulihan: Rp 22.000
Jatinangor-Cileunyi: Rp 12.000
Pamulihan-CIleunyi: Rp 22.000.
Frequently Asked Question Section
Apa tujuan pembangunan tol Cisumdawu?

Apa tujuan pembangunan tol Cisumdawu?
Tol ini dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di Provinsi Jawa Barat.
Apa kepanjangan tol Cisumdawu?

Apa kepanjangan tol Cisumdawu?
Dilansir dari laman Kementerian PUPR, Tol Cisumdawu merupakan singkatan dari Cileunyi-Sumedang-Dawuan. Tol ini memiliki panjang 62 kilometer.
Apa efektivitas tol Cisumdawu di Jawa Barat?

Apa efektivitas tol Cisumdawu di Jawa Barat?
Tol Cisumdawu seksi pertama mampu memangkas waktu tempuh dari sebelumnya via Jalan Raya Bandung-Cirebon membutuhkan sekitar 60 menit menjadi sekitar 15 menit.
(RFN)
