Konten dari Pengguna

Tegangan Aki Mobil Normal, Ini Ukurannya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi aki mobil. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aki mobil. Foto: Unsplash

Perawatan aki pada mobil perlu diperhatikan oleh setiap pemilik kendaraan. Salah satu cara untuk memastikan performa aki mobil tetap optimal adalah dengan memeriksa tegangan aki.

Secara sederhana, tegangan aki dapat diartikan sebagai besarnya potensial listrik yang dimiliki suatu aki. Hal ini penting pada mobil, karena diperlukan tegangan tertentu untuk dapat menghidupkan kendaraan.

Jika tegangan aki terlalu tinggi atau rendah, maka bisa mengindikasikan terdapat masalah pada mesin dan sistem kelistrikan. Lantas, berapa tegangan aki mobil yang normal?

Ukuran Tegangan Aki Mobil Normal

Ilustrasi aki mobil. Foto: Pexels

Tegangan aki memainkan peran utama dalam menentukan masa pakai baterai secara keseluruhan. Aki mobil dapat tetap awet apabila aki tetap berada dalam kisaran tegangan tertentu untuk jangka waktu yang lama.

Dalam buku Reparasi dan Overhaul Kelistrikan Mesin Mobil (2024) karya Drs. Daryanto, dijelaskan bahwa aki yang baik memiliki tegangan sebesar 12,6 volt.

Jika kurang dari 12 volt berarti ada kerusakan yang membuat aki tidak mampu menyimpan tegangan listrik secara maksimal. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga air aki berada pada batas minimal dan batas atas.

Pengguna mobil dapat mengukur tegangan aki dengan menggunakan alat voltmeter atau multimeter. Namun untuk mendapatkan pembacaan yang benar-benar akurat, mesin mobil harus berada dalam keadaan mati.

Sebaiknya tinggalkan mobil semalaman dan periksa kesehatan aki sebelum menggunakan mobil di pagi hari. Namun, jika tidak memungkinkan diamkan mobil setidaknya selama satu jam.

Pasalnya tegangan aki akan meningkat saat mobil berjalan. Sebab alternator memberi daya pada semua elemen kelistrikan di kendaraan. Alternator juga bertanggung jawab untuk mengisi daya baterai, sehingga siap digunakan saat mobil dihidupkan lagi.

Dengan adanya tambahan arus listrik dari alternator, aki mobil biasanya memiliki tegangan 13,5 hingga 14,5 saat mesin hidup.

Baca Juga: Cara Memperbaiki Aki Kering yang Soak pada Kendaraan

Cara Mengukur Tegangan Aki Mobil

Ilustrasi cara mengukur tegangan aki mobil. Foto: Unsplash

Pengguna mobil dapat mengukur tegangan aki dengan menggunakan alat seperti voltmeter maupun multimeter. Mengutip dari laman Battery Specialist, berikut langkah-langkahnya.

  1. Pastikan mesin dalam keadaan mati dengan membiarkan mobil beristirahat minimal satu jam.

  2. Untuk dapat mengecek tegangan aki mobil, atur rentang tegangan multimeter menjadi 20 volt. Sebaliknya, jika tidak ada rentang tegangan pada multimeter, pemilik mobil perlu mengaturnya ke tegangan arus searah (Direct Current Voltage/DCV) atau DC.

  3. Buka kap mobil dan mencari posisi aki.

  4. Sambungkan kabel merah multimeter ke terminal positif (+) aki dan kabel hitam voltmeter ke terminal negatif (-) aki.

  5. Apabila aki berfungsi dengan normal, tegangan pada voltemet harus terbaca antara 12,6 hingga 12,9 volt. Jika tegangan menunjukkan angka di bawah 12 volt maka perlu melakukan tindakan perbaikan.

(SA)