Tips Belajar Motor yang Aman dan Nyaman

Konten dari Pengguna
13 Mei 2022 12:04
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tips Belajar Motor yang Aman dan Nyaman (86895)
zoom-in-whitePerbesar
Test ride all New Honda CB 150 Verza. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Tips belajar motor perlu diketahui oleh Anda yang baru pertama kali belajar mengendarai mobil. Belajar mengendarai motor agar cepat bisa agak gampang-gampang susah. Anda perlu memiliki keterampilan dan ketekunan agar proses belajar motor dapat dilakukan dengan mudah.
ADVERTISEMENT
Dilansir dari kumparanOTO, belajar mengendarai motor bertujuan untuk memudahkan mobilisasi. Jika mengendarai motor sendiri, Anda dapat berpergian dengan mudah. Namun, Anda perlu membuat SIM sebagai syarat utama mengendarai motor di jalan raya.
Lalu, apa saja tips belajar motor? Berikut ini adalah ulasannya.

Tips Belajar Motor

Tips Belajar Motor yang Aman dan Nyaman (86896)
zoom-in-whitePerbesar
Test ride all New Honda CB 150 Verza. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Anda dapat memulai belajar motor dengan mengikuti beberapa tips. Berikut ini adalah tips belajar motor dikutip dari laman kumparanOTO.

1. Memilih Pendamping Sebelum Belajar Mengendarai Motor

Anda dapat mencari pendamping sebelum memulai belajar mengendarai motor. Anda dapat mencari kerabat keluarga atau teman yang sudah menguasai sepeda motor. Pendampingan ini wajib sebab hal ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan dasar agar Anda bisa mengendarai motor dengan baik dan benar.

2. Memakai Perlengkapan Safety Riding

Anda diwajibkan menggunakan apparel yang ideal dan nyaman saat memulai untuk belajar mengendarai motor. Anda dapat menggunakan helm, sarung tangan, jaket, celana panjang, serta protektor lutut dan siku. Hal ini untuk meminimalisasi cedera ketika crash.
ADVERTISEMENT

3. Memilih Motor yang Tepat

Anda dapat memilih motor yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda. Motor di Indonesia terdiri dari motor manual seperti motor bebek atau motor kopling hingga motor matik. Saat ini, motor matik adalah motor yang cukup laris di pasaran Indonesia.
Dilansir dari laman resmi Astra Honda, motor ini menjadi pemimpin pasar sebab memiliki harga yang terjangkau. Selain itu, motor matik mudah dikendarai sebab tidak perlu melakukan perpindahan transmisi. Motor matik juga gesit dan lincah sebab memiliki bodi yang ramping sehingga cocok digunakan di perkotaan dengan lalu lintas yang padat.
Namun, pemula disarankan belajar dari motor manual terlebih dahulu. Menurut Head of Safety Riding Promotion Wahana Makmur Sejati (WMS) Agus Sani kepada kumparanOTO, pertimbangan belajar motor manual terlebih dahulu agar mampu beradaptasi dengan berbagai jenis motor nantinya.
ADVERTISEMENT
Agus menilai bahwa saat pemula belajar motor manual, dia akan lebih menguasai teknik mengatur gas dan rem. Ketika sudah terbiasa dengan hal tersebut, pengaturan gas dan rem akan lebih mudah diterapkan pada motor matik. Jika Anda belajar motor matik terlebih dahulu, Anda akan canggung dan sulit mengoperasikan motor manual ketika dalam keadaan darurat dan hanya tersedia motor manual.

4. Memilih Tempat yang Luas

Jika Anda baru belajar motor, Anda dapat belajar mengemudikan motor terlebih dahulu di lapangan atau di tempat yang luas. Hal ini untuk mengurangi risiko terjadinya tabrakan atau hal-hal yang diinginkan lainnya.
Mengemudikan motor secara langsung di jalan raya memiliki risiko yang tinggi. Tempat yang luas dan sepi dari lalu lalang orang ataupun kendaraan menjadi pilihan yang tepat untuk belajar mengemudikan motor. Anda dapat menambahkan rintangan atau garis lintasan untuk melatih keseimbangan.
ADVERTISEMENT
Apa keuntungan belajar motor dengan ahlinya?
chevron-down
Apa yang harus dipersiapkan untuk belajar motor?
chevron-down
Apa alasan belajar motor manual dulu dibandingkan matik?
chevron-down
(RFN)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020