Konten dari Pengguna

Ukuran Ban Mobil dan Cara Membacanya

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ukuran ban mobil Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ukuran ban mobil Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

Sebelum memutuskan untuk mengganti dan membeli ban, sebagai pemilik mobil Anda wajib untuk mengetahui cara membaca kode ban mobil.

Kode pada ban mobil memberikan banyak informasi. Mulai dari kualitas spesifikasi hingga penggunaannya. Lalu, bagaimana cara mengenali kode-kode tersebut? Berikut penjelasannya.

Cara Baca Ukuran Ban Mobil

Menentukan usia ban mobil lewat kode DOT. Foto: www.edmunds.com

Dikutip dari halaman resmi auto2000 kode yang tertera pada sisi luar ban berisi informasi mengenai ukuran tekanan, bentuk, tahun produksi, ukuran pelek, beban maksimum, dan rotasi kecepatan.

Untuk lebih jelasnya, berikut panduan singkat cara membaca kode ban mobil.

1. Tiga angka depan sebagai kode ketebalan

Contohnya kode 205/65R15 95H. Pada bagian awal kode, Anda dapat melihat angka 205. Tiga angka paling depan pada kode ban tersebut menunjukkan tingkat ketebalan ban dalam ukuran milimeter ketika dipasangi pelek.

2. Dua angka setelah garis miring adalah rasio ban

Setelah mengetahui tiga angka paling depan, Terdapat garis miring sebagai pemisah kode. Dua angka setelah garis miring, yaitu 65 (205/65R15 95H), merupakan rasio ban. Kode rasio ban artinya persentase tinggi ban terhadap ketebalannya.

3. Huruf di tengah sebagai kode konstruksi ban

Tidak hanya angka, Anda juga pasti melihat ada huruf yang letaknya di tengah dan paling akhir. Huruf yang berada di tengah kode, yaitu R, merupakan kode konstruksi ban. Kode huruf R merupakan kepanjangan dari kata radial.

4. Dua angka setelah huruf adalah kode lebar diameter

Selanjutnya ada dua angka yang muncul di belakang huruf, yaitu 15. kode tersebut adalah penunjuk lebar diameter pelek dalam ukuran inci. Cara baca ukuran ban mobil ini cukuplah mudah.

Jika ingin tahu diameter pelek ban, Anda hanya perlu cek dua angka setelah huruf yang ada di tengah. Semakin besar angkanya, maka semakin besar ukuran pelek yang terpasang pada ban.

5. Dua angka terakhir adalah kode batas beban tumpuan

Masih menggunakan kode 205/65R15 95H sebagai contoh cara baca ukuran ban, untuk dua angka paling terakhir. Dua angka tersebut adalah 95, kode batas beban tumpuan yang mampu ditopang oleh masing-masing ban.

Jika ban mobil Anda memiliki kode angka 95 sebagai batas beban tumpuan, itu berarti kendaraan tersebut mampu menopang beban tumpuan total 690 kg. Berikut beberapa contoh kode batas beban tumpuan dan total bobot yang dapat ditopang:

  • Kode 70 berarti beban maksimal 335 kg

  • Kode 75 berarti beban maksimal 387 kg

  • Kode 80 berarti beban maksimal 450 kg

  • Kode 90 berarti beban maksimal 600 kg

  • Kode 100 berarti beban maksimal 800 kg

  • Satu huruf terakhir adalah kode speed rating

Dan yang terakhir huruf H pada 205/65R15 95H, H menunjukkan kode speed rating. Sebuah ban dengan kode H artinya memiliki batas maksimum kecepatan hingga 210 km/jam.

Selain H, ada juga kode batas maksimum lain seperti J, Q, S, T, U, V, W, dan Y, di mana J adalah lambang kecepatan maksimal paling rendah 100 km/jam dan Y adalah lambang kecepatan maksimal paling tinggi 300 km/jam.

(HDZ)