Ukuran Ban Motor, Begini Cara Membaca Kodenya

·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ban merupakan salah satu komponen terpenting dalam kendaraan motor. Komponen ini berfungsi agar motor bisa bergerak dengan baik saat menyentuh aspal jalan. Ban motor terbuat dari karet yang tebal dan di dalamnya diisi dengan tekanan udara agar bisa berputar secara dinamis.
Sebagai komponen penting pada motor, perawatan ban juga wajib dilakukan untuk menjaga performanya. Untuk merawatnya, pastikan Anda memahami terlebih dulu jenis dan ukuran ban yang motor Anda gunakan.
Ban mempunyai beberapa jenis, ukuran, dan kualitas tersendiri. Saat Anda membeli ban motor, yang paling utama dipahami adalah ukuran ban motor. Hal ini sangat penting agar ban yang sudah dibeli cocok dengan kendaraan motor Anda. Ukuran ban juga ditentukan dengan ukuran velg yang digunakan pada motor.
Setiap produsen ban, pasti mencantumkan kode ban yang berada di samping luar ban tersebut. Dilansir dari laman resmi Suzuki Indonesia, berikut cara memahami informasi ukuran ban motor.
Ukuran Ban Motor Kode Imperial
Setiap produsen ban sebenarnya telah menuliskan ukuran pada tiap ban. Namun, ada pengguna sepeda motor yang tidak mengetahui cara membacanya
Hal semacam ini harus dipahami supaya tidak salah ketika membeli ban motor baru. Berikut adalah cara membaca ukuran ban dengan kode imperial.
Contoh kode 3.00-H-17 4PR.
00, adalah petunjuk untuk ukuran lebar ban motor dengan satuan inchi.
H, adalah petunjuk untuk batas maksimal kecepatan yang digunakan pada motor.
17, adalah petunjuk untuk ukuran diameter velg atau rim yang biasanya dibedakan untuk jenis motor bebek, matik, ataupun sport dan motor trail, dan biasanya digunakan dalam satuan inchi.
4PR, adalah petunjuk untuk kekuatan ban. Untuk membacanya, kode tersebut disesuaikan pada kekuatan dan kain ban atau istilahnya ply rating. Kode ini juga diartikan untuk penggunaan lapisan kain yang terbuat dari material nylon di dalam sebuah carcass. Angka 4 tersebut diindikasikan kekuatannya setara dengan 4 lapis kain ban yang digunakan pada proses pembuatan.
Umumnya, aspek ratio ban dengan kode imperial menggunakan perbandingan tinggi ban motor terhadap lebar ban yang didasarkan pada nilai 100%. Dalam hal ini, yang dimaksud adalah tinggi ban motor sama dengan lebar ban motor tersebut.
Ukuran Ban Pada Motor Kode Metric
Selain itu, produsen motor biasanya juga menggunakan kode ban metric. Jika sudah bisa memahami kode imperial ban, Anda juga harus memahami kode ban jenis metric.
Berikut ini adalah cara membaca ukuran ban dengan kode metric yang dicontohkan menggunakan kode dengan susunan 90/90-17 67H.
90 yang pertama adalah petunjuk untuk menunjukkan lebar ban motor yang biasanya digunakan dalam standar ukuran milimeter.
90 yang kedua menjadi kode yang menunjukkan perbandingan antara tinggi ban dengan lebarnya. 90 disini juga diartikan sebagai perbandingan dari tinggi ban yang ukurannya 90% lebar ban yang sesungguhnya. Jika lebar ban motor adalah 90 mm, bisa dipahami bahwa tinggi ban motor yang bersangkutan ini kurang lebih adalah 81 mm.
17 adalah petunjuk untuk menunjukkan ukuran diameter pada velg atau rim. Satuan ukuran yang digunakan adalah satuan inchi.
67 Kode ini adalah petunjuk maksimal beban yang diperbolehkan untuk kapasitas ban tersebut. Dalam hal ini, jika Load indeksnya adalah 67, artinya ban ini bisa menampung beban maksimal hingga 307 kg.
H adalah petunjuk untuk batas kecepatan yang dapat ditempuh para pengendaranya.
Jadi, saat Anda membeli ban pastikan Anda memahami informasi ukuran ban yang sudah tertera pada ban tersebut.
(FOV)
