Konten dari Pengguna

Ukuran Oli Shock Depan Motor Suzuki, Honda, dan Yamaha

Infootomotif

Infootomotif

·waktu baca 5 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Infootomotif tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi shockbreaker (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi shockbreaker (Foto: Pixabay)

Penggunaan oli shock depan pada kendaraan tidak bisa sembarangan. Oli menjadi salah satu komponen yang harus terus diperhatikan ketersediaan dan kualitasnya pada motor. Jenis oli yang digunakan untuk motor pun sangat beragam, namun kebanyakan orang awam hanya mengenal yang namanya oli mesin.

Oli yang digunakan pada shockbreaker tak kalah pentingnya dengan oli mesin. Khususnya, terkait takaran oli shock depan yang harus diisi dengan pas. Jika dilihat dari fungsinya, shockbreaker atau suspensi adalah komponen yang butuh perawatan, termasuk pengisian oli.

Ukuran Oli Shock Depan Motor yang Tepat

Suzuki Address Foto: Gesit Prayogi/kumparan

Shockbreaker merupakan komponen suspensi yang ada pada kendaraan roda empat maupun roda dua. Pada motor, komponen ini ada di roda belakang dan depan. Fungsi utamanya adalah untuk meredam kejutan saat dikendarai.

Ketika Anda menaiki sepeda motor dan melewati area jalan yang tidak rata, shockbreaker akan meredam semua jenis hentakan yang terjadi. Komponen ini memiliki peranan besar dalam menciptakan kenyamanan saat berkendara.

Tak heran jika komponen ini butuh perawatan, salah satunya adalah pemberian oli dengan rutin. Oli berfungsi untuk melumasi bagian dalam tabung shock dan terdapat masa pakai yaitu kurang lebih setiap 15 ribu kilometer.

Dalam penggantian oli shock ini juga tidak boleh dilakukan sembarangan. Pasalnya ada takaran oli shock depan khusus yang harus diperhatikan. Sepeda motor memiliki takaran yang berbeda dari setiap keluaran dan juga merknya. Berikut ini berapa saja ukuran dari masing-masing sepeda motor berdasarkan merk yang dikutip dari berbagai sumber.

Suzuki

  • Suzuki Shogun 125 New memiliki takaran oli 51 ml

  • Suzuki Shogun 125 memiliki takaran oli 60 ml

  • Suzuki Smash New memiliki takaran oli 69 ml

  • Suzuki Smash memiliki takaran oli 51 ml

  • Suzuki Satria R 120 memiliki takaran oli 51 ml

  • Suzuki Satria F 150 memiliki takaran oli 103 ml

  • Suzuki RGR 150 R memiliki takaran oli 175 ml

  • Suzuki Fxr 150 R memiliki takaran oli 219 ml

  • Suzuki Thunder 125 memiliki takaran oli 150 ml

  • Suzuki Thunder 250 memiliki takaran oli 396 ml

  • Suzuki TS 125 memiliki takaran oli 125 ml

  • Suzuki Skydrive memiliki takaran oli 53 ml

  • Suzuki Spin memiliki takaran oli 55 ml

  • Suzuki Skywave memiliki takaran oli 53 ml

  • Suzuki Arashi memiliki takaran oli 60 ml

Honda

  • Spacy Karbu memiliki takaran oli 58ml

  • Spacy FI memiliki takaran oli 59ml

  • SH150i memiliki takaran oli 100ml

  • PCX 150 memiliki takaran oli 116ml

  • Scoopy Karbu memiliki takaran oli 67ml

  • Scoopy FI /Esp memiliki takaran oli 62ml

  • Beat Karbu memiliki takaran oli 76ml

  • Beat Pop memiliki takaran oli 62ml

  • Beat FI memiliki takaran oli 65ml

  • Beat FI eSP memiliki takaran oli 62ml

  • Vario 110 Karbu memiliki takaran oli 75ml

  • Vario 110 FI /Esp memiliki takaran oli 62ml

  • Vario 125/150 Lama/LED memiliki takaran oli 62ml

  • Kirana memiliki takaran oli 70ml

  • Karisma memiliki takaran oli 68ml

  • CS 1 memiliki takaran oli 54ml

  • Blade memiliki takaran oli 65ml

  • Astrea Grand memiliki takaran oli 52ml

  • Legenda memiliki takaran oli 52ml

  • Revo memiliki takaran oli 72ml

  • Revo FI memiliki takaran oli 62ml

  • Revo Absolute memiliki takaran oli 65ml

  • Supra / Supra X memiliki takaran oli 64ml

  • Supra Fit memiliki takaran oli 64ml

  • Supra Fit New memiliki takaran oli 72ml

  • Supra X 125 memiliki takaran oli 72ml

  • Supra X Helm In memiliki takaran oli 62ml

  • Fit X/S memiliki takaran oli 72ml

  • Sonic memiliki takaran oli 89ml

  • Win 100 memiliki takaran oli 81ml

  • Verza memiliki takaran oli 159ml

  • Tiger memiliki takaran oli 126ml

  • Tiger New memiliki takaran oli 135ml

  • CB150R Lama memiliki takaran oli 178ml

  • CB150R LED memiliki takaran oli 177ml

  • MegaPro New memiliki takaran oli 163ml

  • Mega Pro / Primus memiliki takaran oli 159ml

  • GL 100 / 125 memiliki takaran oli 80ml

  • Gl MAx memiliki takaran oli 159ml

  • CBR 150R Lama memiliki takaran oli 178ml

  • CBR 150R LED memiliki takaran oli 177ml

  • CBR 150R Local memiliki takaran oli 197ml

  • CBR 150R Thailand memiliki takaran oli 221ml

  • CBR 250R Thailand memiliki takaran oli 331ml

  • CBR 250RR memiliki takaran oli 368ml (Kanan)

  • CRF 150L memiliki takaran oli 411ml (kiri) 337 ml (Kanan)

Yamaha

  • Vega R memiliki takaran oli 62ml

  • Vega ZR memiliki takaran oli 67 ml

  • Jupiter Z memiliki takaran oli 57 ml

  • Jupiter MX 135 memiliki takaran oli 64 ml

  • MX King memiliki takaran oli 64ml

  • Mio Soul / Mio memiliki takaran oli 57 ml

  • MIO GT/Soul GT memiliki takaran oli 60ml

  • Fino memiliki takaran oli 62ml

  • NMAX memiliki takaran oli 75ml

  • New Nmax memiliki takaran oli 88ml

  • Lexi 125 memiliki takaran oli 86ml

  • AEROX 155 memiliki takaran oli 55ml

  • GT125/XEON memiliki takaran oli 60ml

  • Mio J memiliki takaran oli 60 ml

  • Nouvo memiliki takaran oli 63 ml

  • RX king memiliki takaran oli 177 ml

  • Vixion memiliki takaran oli 230 ml

  • Scorpio spoke memiliki takaran oli 252 ml

  • Scorpio CW memiliki takaran oli 244 ml

  • Byson memiliki takaran oli 487ml

  • R25 memiliki takaran oli 487ML

  • R15 lama teleskopik memiliki takaran oli 244ml

  • All New R15 USD memiliki takaran oli 333 ml (Kiri) dan 375 ml (Kanan)

  • Xabre/MT15 memiliki takaran oli 330 ml (kiri) dan 375 ml (Kanan)

(HDZ)