Konten dari Pengguna

Latihan Dasar Kepemimpinan Kutahya (LDK) PPI Kutahya 2026: “ Beyond The Jobdesc”

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari PPI Turki tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Latihan Dasar Kepemimpinan Kutahya (LDK) PPI Kutahya 2026: “ Beyond The Jobdesc”
zoom-in-whitePerbesar

Kutahya- Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) PPI Kutahya sesi pertama terlaksana pada Sabtu, (30/05/2026), di Yasam Park Kutahya yang bertema “Beyond The Jobdesc” Acara ini menjadi wadah pembekalan leadership skill untuk para pelajar Indonesia di Kutahya. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 anggota PPI Kutahya dan menghadirkan Depri Ardi Saputra, Ketua PPI Turki 2026-2027, sebagai pemateri utama.

Dalam pemaparannya ia menjelaskan tentang kerangka berfikir dari buku start with why karya Simon Sinek menekankan bahwa setiap tindakan berawal dari mengapa “why” kita harus melakukannya, bukan sekedar “what” apa yang dilakukan.

Ia memperkenalkan formula organisasi : kepedulian terhadap masalah melahirkan rasa kepemilikan (ownership), dan kepemilikan yang disertai keberanian melahirkan inisiatif dan inisiatif yang konsisten menimbulkan dampak yang nyata.

Mengenai struktur kerja, Depri menjabarkan porsi tanggung jawab di dalam tim. Di mana presidium bertindak sebagai sumber gagasan, kepala divisi sebagai pengemban narasi, dan staf anggota sebagai pembawa dampak nyata di lapangan.

Selain itu, Depri menggarisbawahi perbedaan besar antara bekerja atas dasar ‘semangat’ dengan bekerja atas dasar ‘tujuan dan komitmen’.

“Semangat bisa naik turun dalam hitungan minggu bahkan hari. Oleh karena itu, kita bergerak bukan karena semangat, melainkan ada tujuan yang jelas sejak awal. Ketika semangat itu surut namun tujuannya tetap ada, kita akan terus berjalan untuk menyelesaikannya”, ungkapnya.

Acara LDK ini berlangsung interaktif. Selain mendengarkan materi, para peserta dibagi dalam beberapa kelompok untuk melakukan diskusi studi kasus. Mereka diminta untuk menganalisis permasalahan di lingkungan PPI Kutahya mulai dari masalah dokumen imigrasi, hingga konflik antar pengurus. Peserta diminta untuk merumuskan solusi dari masalah tersebut.

LDK ini merupakan sesi pertama dari dua sesi yang akan diadakan dalam satu periode kepengurusan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, melalui LDK ini PPI Kutahya mendorong setiap anggota untuk bertumbuh, tidak hanya sebagai individu, melainkan juga sebagai komunitas yang inisiatif. Tema “ Beyond The Jobdesc” diharapkan menjadi jiwa yang menggerakkan setiap Langkah PPI Kutahya ke depan.

Penulis : Rista Ayuna