Konten dari Pengguna

Naura Arifa, Ketua Sah PPI Turki Tegaskan Komitmen Persatuan

PPI Turki
PPI Turki adalah organisasi pelajar yang berbentuk perhimpunan yang mewadahi seluruh pelajar dan mahasiswa Indonesia yang ada di Turki. PPI Turki berasaskan Pancasila dan UUD 1945.
31 Maret 2025 8:34 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari PPI Turki tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sumber: PPI Turki
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: PPI Turki
ADVERTISEMENT
Ankara – 30/3/2025 Ketua sah dalam pemilihan umum Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki, Naura Arifa menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika organisasi. Berdasarkan data KPU PPI Turki, Naura Arifa terpilih melalui pemilihan umum (Pemilu) dengan perolehan 985 suara (51,65%) dari total 1.907 suara.
ADVERTISEMENT
Dalam pernyataannya, ia menyampaikan bahwa ada beberapa prinsip utama yang menjadi pegangan dalam kepemimpinannya untuk memastikan persatuan dan solidaritas antar pelajar Indonesia yang tersebar di 19 wilayah di Turki.
“Komunikasi terbuka adalah kunci. Kita perlu aktif mendengarkan aspirasi dan kekhawatiran seluruh anggota, serta memastikan setiap suara didengar dan dihargai,” ujar Naura dalam wawancara tertulis. Ia menekankan bahwa dengan komunikasi yang baik, potensi kesalahpahaman dapat diminimalisir.
Selain itu, Naura juga menyoroti pentingnya transparansi dalam setiap keputusan dan program. Sebagai pemimpin, ia berkomitmen untuk membuka ruang diskusi dan menjalankan proses organisasi secara terbuka agar tidak ada celah bagi perpecahan.
Ia menekankan pentingnya keterbukaan dalam organisasi, sehingga seluruh pihak dapat berkontribusi demi kebaikan PPI Turki. “Yang tidak kalah penting adalah inklusivitas. Semua anggota, terlepas dari latar belakang harus merasa menjadi bagian dari keluarga besar PPI Turki. Contoh nyata dari prinsip inklusivitas ini adalah membuka kesempatan seluas-luasnya dalam Open Recruitment untuk posisi Kepala Departemen (Kadep).” ungkapnya, Minggu (30/3/2025).
ADVERTISEMENT
Ia juga menekankan prinsip utamanya untuk fokus pada tujuan bersama dan mengingatkan bahwa PPI Turki hadir untuk melayani lebih dari 5.000 pelajar Indonesia di Turki, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Dengan menjadikan kepentingan pelajar sebagai prioritas, diharapkan konflik internal dapat ditekan seminimal mungkin.
“Terakhir, ketika ada perbedaan pendapat, kita harus mengedepankan musyawarah dan mufakat, bukan konfrontasi. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, bahkan sehat, untuk organisasi kita berkembang. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengelola perbedaan tersebut dengan bijaksana.” pungkasnya.
Naura menegaskan bahwa persatuan dalam PPI Turki bukan hanya soal menjaga citra organisasi, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana seluruh pelajar Indonesia di Turki merepresentasikan Indonesia di mata dunia.
“Mari kita jaga persatuan ini demi kepentingan yang lebih besar,” tutupnya.
ADVERTISEMENT